Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/886
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.advisorAsriati Jamil, Hj.in_ID
dc.contributor.authorGita Andini-
dc.date.copyright22-12-2010-
dc.date.created2010-
dc.identifier.urihttp://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/886-
dc.descriptionvii, 55 hal. ; 28 cm.in_ID
dc.description.abstractUntuk mempengaruhi perilaku seseorang atau sekelompok orang dalam mencapai tujuan tertentu pada situasi tertentu. Kepemimpinan merupakan masalah sosial yang di dalamnya terjadi interaksi antara pihak yang memimpin dengan pihak yang dipimpin untuk mencapai tujuan bersama, baik dengan cara mempengaruhi, membujuk, memotivasi dan mengkoordinasi. Pentingnya komunikasi dengan manusia adalah suatu hal tidak dapat dipungkiri manusia, begitu juga halnya dengan organisasi. Tidak hanya pengetahuan dasar tentang organisasi sebagai suatu lingkungan tertentu yang berstruktur, berkarakteristik, serta memiliki fungsi tertentu adalah suatu hal yang mendukung kelancaran komunikasi organisasi. Lalu, timbulah perumusan masalah sebagai berikut: Bagaiamana iklim organisasi di Youth Islamic Study Club (YISC ) Al-Azhar Jakarta ? Bagaimana arus informasi dalam organisasi Youth Islamic Study Club (YISC ) Al-Azhar Jakarta ? Apa faktor pendukung dan faktor penghambat dalam proses penyebaran Informasi dari Pimpinan kepada anggotanya?. Iklim organisasi di YISC yaitu iklim yang kondusif, dan dinamis dimana terciptanya kepuasan yang diharapkan oleh anggota. Dan arus informasi yang digunakan arus informasi secara komunikasi vertikal yang lancar, dan terbuka, dan saling mengisi merupakan pencerminan dari sikap kepemimpinan yang demokratis. Sedangkan faktor pendukung dan faktor penghambat proses penyebaran informasi bisa dibedakan dari segi media, dan non media agar mudah melihat apa saja faktor pendukung, dan penghambatnya. Teori yang digunakan ialah Teori Khocler mengatakan organisasi adalah sistem hubungan yang berstruktur yang mengkoordinasi usaha suatu kelompok orang untuk mencapai tujuan tertentu. Metode yang digunakan ialah Metode kualitatif sebagai prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa data-data atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan. Maka penulis dapat menyimpulkan, bahwa iklim komunikasi organisasi di Youth Islamic Sstudy Club Al-azhar ini mempunyai iklim komunikasi yang mendukung dimana iklim ini begitu dinamis, dan juga kondusif dimana terciptanya kepuasan yang diharapkan oleh anggota. Sedangkan arus informasi secara komunikasi vertikal. Komunikasi vertikal ini diperlukan agar komunikasi ini berlangsung efektif, dimana dalam komunikasi semua individu yang ada dapat berinteraksi, dan berkomunikasi.dan atau ketua umum melalui komunikasinya akan menimbulkan partisipasi para anggota yang ada dalam organisasi yang selalu bekerjasama dalam memberikan ataupun menyebarkan informasi, dan dalam pengambilan keputusanin_ID
dc.publisherUIN Syarif Hidayatullah Jakarta: Fakultas Ilmu Dakwah Dan Komunikasi, 2010in_ID
dc.relation.ispartofseries0110-01-7036;2580 KPI din_ID
dc.titleKepemimpinan dalam komunikasi organisasi di Youth islamic stay club (YISC) Al- Azhar Jakartain_ID
dc.typeSkripsiin_ID
dc.uinjkt.lokasiPerpustakaan Utama UIN Syarif Hidayatullah Jakartain_ID
dc.uinjkt.pemilikUIN Syarif Hidayatullah Jakartain_ID
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
GITA ANDINI-FDK.pdf466.26 kBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.