Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/8224
Title: Analisis isi pesan dakwah dalam kegiatan dzikir Syaikh Abdul Qadir Jailani di Majlis Dzikir Pondok Pesantern Al-Ishlah Cikarang Utara Bekasi
Authors: Hilman Afif
Advisors: Asep Usman Ismail
Keywords: Analisis isi pesan dakwah
Publisher: Jakarta: Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Syarif Hidayatullah, 2009
Series/Report no.: 05-019-03-1911;1979 KPI d
Abstract: Pesan dakwah melalui kegiatan dzikir cukup benar pengarahannya dalam membentuk dan mengajak masyarakat kepada jalan yang benar dan bermakna. Maka dari itu, setiap manusia menginginkan kehidupannya bermakna. Makna hidup adalah nilai-nilai penting dan sangat berarti bagi kehidupan pribadi seseorang yang berfungsi sebagai tujuan hidup yang harus dipenuhi dan mengarah pada kegiatan-kegiatannya. Oleh sebab itu, meraih hidup bermakna merupakan motivasi utama pada diri manusia. Karena setiap orang senantiasa menginginkan dirinya menjadi orang yang berguna dan berharga bagi keluarganya, lingkungan dan masyarakat serta dirinya sendiri. Dengan kata lain, meraih hidup bermakna adalah menjalani kehidupan dengan penuh semangat dan gairah hidup serta jauh dari perasaan kehampaan, mempunyai tujuan hidup yang jelas sehingga mempunyai kegiatan yang terarah. Persoalan yang ada dilingkungan masyarakat sekarang ini ialah kehidupan yang ingin selalu mengutamakan dunia, mengejar dan merebut kekuasaan. Ketika manusia merasakan kehampaan ruhaniah dengan mengutamakan dunia,seperti yang terjadi dewasa ini, manusia kembali kepada hakikat jati dirinya yang sejati. Hal ini dimaksudkan, hakikat jati diri dirasakan ketika manusia menghubungkan dirinya lahir batin dengan Allah melalui dzikir, manusia modern membutuhkan wirid, shalat, sunnah dan dzikir, baik melalui tarekat maupun tidak.Pesan dakwah dalam kegiatan dzikir yang diadakan di Pondok Pesantren Al-Ishlah, terbukti banyak jama’ah yang merespon kegiatan dzikir ini, karena kegiatan dzikir ini jama’ah bisa merasakan perubahan dalam kehidupan, yang awalnya sombong menjadi tawadhu, tidak bermasyarakat sekarang bermasyarakat, tidak berakhlak menjadi berakhlak, semua ini dikarenakan jama’ah sangat tersentuh asma-asmanya Allah yang disampaikan KH. Ahmad Dasuki Harun melalui dzikir Syaikh Abdul Qadir Jailani
Description: vii, 67 p.; 28 cm.
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/8224
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File SizeFormat 
HILMAN AFIF-FDK.pdf510.66 kBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.