Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/597
Title: Faktor-faktor yang berhubungan dengan terkendalinya kadar gula darah pada pasien diabetes melitus di RSUP Fatmawati Jakarta tahun 2009
Authors: Qurratuaeni
Advisors: Ernawati
Issue Date: 5-Oct-2012
Publisher: Uin Syarif Hidayatullah.Fakultas Kedokteran Dan Ilmu Kesehatan
Series/Report no.: 0110-04-5406;194 KEP k
Abstract: Penyakit kronis adalah kondisi penyakit atau masalah kesehatan yang berkaitan dengan gejala-gejala atau kecacatan yang membutuhkan penatalaksanaan jangka panjang. Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit kronis, sehingga memerlukan penatalaksanaan yang tepat agar dapat mengendalikan kadar gula darah dalam keadaan normal dan stabil serta mencegah terjadinya komplikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi pengendalian kadar gula darah pada pasien diabetes melitus di ruang poliklinik penyakit dalam rumah sakit umum pusat (RSUP) Fatmawati tahun 2009. Di dalamnya akan di bahas mengenai pengetahuan pasien, pendidikan pasien, kedekatan dan keterpaparan terhadap sumber informasi, asupan makan pasien, aktivitas fisik pasien, asupan obat pasien, serta komplikasi penyakit lain, yang di duga mempengaruhi pengendalian kadar gula darah. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Penelitian ini mengunakan desain cross sectional dengan teknik pengambilan data adalah consecutive sampling. Analisis data yang di gunakan adalah univariat dan bivariat. Tempat penelitian di poliklinik penyakit dalam rumah sakit umum pusat Fatmawati. Penelitian ini menggunakan instrument berupa kuesioner. Total populasi tidak diketahui. Adapun sampel pada penelitian ini adalah pasien diabetes melitus yang dilakukan pemeriksaan HbA1C (hemoglobin terglikasi) sebanyak 75 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 75 orang terdapat 54 (72,0%) pasien diabetes yang kadar gula darahnya terkontrol, sedangkan 21 (28,0%) pasien diabetes yang kadar gula darahnya tidak terkontrol. Dengan demikian, proporsi pasien yang kadar gula darahnya terkontrol lebih banyak dari pada pasien yang kadar gula daranya tidak terkontrol. Selain itu, berdasarkan analisis data dengan menggunakan analisis chi square, correlation dan regresi logistic diperoleh hasil bahwa tidak terdapat hubungan antara pengetahuan, pendidikan, kedekatan dan keterpaparan terhadap sumber informasi, asupan makan, aktivitas fisik pasien,, asupan obat pasien, serta komplikasi penyakit lain ( P value = 0,622; 0,612; 0,743; 0,903; 0,564; 0,503; 0,649 ) dengan pangendalian kadar gula darah. Berdasarkan hasil penelitian tersebut penulis menyarankan keluarga untuk lebih memberikan dukungan kepada anggota keluarga yang menderita diabetes untuk melakukan pengendalian terhadap kadar gula darahnya. Untuk petugas kesehatan agar lebih meningkatkan sosialisasi, penyuluhan serta pelayanan dalam penatalaksanaan diabetes melitus agar kadar gula darah pasien dapat terkendali, sehingga dapat meningkatkan derajat kesehatan.
Description: xxiv, 86 hal.; 28 cm.
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/597
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
92496-QURRATUAENI-FKIK.pdf1.33 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.