Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/53811
Title: Hubungan pemberian asi eksklusif terhadap perkembangan bayi usia 6-24 bulan menurut metode skrining kpsp
Authors: Umy May Sarotin
Advisors: Fika Ekayanti ; Riva Auda
Keywords: tumbuh kembang, air susu ibu, pencegahan
Issue Date: 8-Oct-2018
Publisher: Fakultas Kedokteran Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
Abstract: Latar Belakang: Bayi usia dibawah tiga tahun merupakan kelompok usia dengan tahapan perkembangan yang rentan terhadap penyakit, karena belum mampu membentuk sistem imun yang efektif. World Health Organization (WHO) merekomendasikan bahwa bayi usia 0-6 bulan hanya membutuhkan Air Susu Ibu (ASI) tanpa cairan dan makanan padat apapun. Berdasarkan pusat data dan informasi Kementerian Kesehatan RI tahun 2013 angka pemberian ASI Eksklusif di Provinsi Banten sebesar 47,9%. Tujuan: Mengetahui hubungan pemberian ASI dengan perkembangan bayi di Posyandu Ciputat Timur 2018 . Metode: penelitian ini menggunakan desain Cross sectional, populasi yang diambil adalah bayi usia 6-24 bulan dan sampel diambil dengan teknik Consecutive Sampling. Analisis statistik menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov dengan program SPSS. Hasil: Hasil skrining perkembangan didapatkan 79,5% perkembangan bayi sesuai dengan usia, 18,2% perkembangan meragukan dan 2,3% delay perkembangan. Hasil uji Kolmogorov-Smirnov nilai p= 0,987 tidak menunjukan hubungan antara pemberian ASI terhadap perkembangan. Simpulan: Penelitian ini memperlihatkan bahwa tidak terdapat hubungan antara pemberian ASI dengan perkembangan bayi umur 6- 24 bulan di Posyandu Ciputat Timur.
Description: xiv ; 54 hal ; 30 cm
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/53811
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File SizeFormat 
UMY MAY SAROTIN - FK.pdf2.53 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.