Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/53089
Title: Analisis faktor-faktor yang memengaruhi impor apel di Indonesia
Authors: Gita Tri Nurrani
Advisors: Elpawati
Puspi Ekowiranti
Keywords: Apel;Volume Impor;Gravity Model;PPML
Issue Date: 29-May-2020
Publisher: Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
Abstract: Apel merupakan salah satu buah subtropis dengan volume impor tertinggi dibandingkan dengan buah impor lainnya dari tahun 2008 hingga 2017. Tingginya volume impor apel disebabkan oleh, produksi apel dalam negeri belum bisa mencukupi konsumsinya. Penyebab rendahnya produksi apel dalam negeri adalah ternjadinya alih fungsi lahan pertanian, pengetahuan petani yang masih minim, permodalan yang belum optimal, harga buah fluktuatif, dan kelembagaan yang belum mendukung. Berdasarkan UN Comtrade terdapat 9 negara eksportir apel yang secara kontinyu mengekspor apelnya ke Indonesia yaitu Cina, USA, Selandia Baru, Perancis, Afrika Selatan, Australia, Cili, Rep. Korea, dan Jepang. Cina merupakan negara eksportir apel terbesar di Indonesia dibandingkan dengan negara eksportir lainnya. Laju pertumbuhan nilai impor apel Indonesia dalam kurun waktu 10 tahun dari tahun 2008-2017 sebesar 6.74%. Jika impor terus dilakukan, maka dapat menyebabkan defisit pada neraca perdagangan dan petani apel akan semakin menderita, karena buah impor menguasai seluruh pasar di Indonesia. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang dapat memengaruhi impor. Adapun variabel-variabel yang digunakan pada penelitian ini yaitu produksi apel lokal, konsumsi apel Indonesia, GDP per kapita negara eksportir, GDP per kapita Indonesia, jarak ekonomi, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika, dan populasi Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode analisis regresi data panel dengan pendekatan Gravity Model. Penelitian ini menggunakan data cross section yaitu 9 negara eksportir apel ke Indonesia dan data time series yaitu data impor apel Indonesia selama 10 tahun dari tahun 2008 hingga 2017. Komoditi yang diteliti adalah apel segar dengan kode HS 080810. Berdasarkan metode regresi data panel dengan Gravity Model, diperoleh model fixed effect model dengan estimasi PPML (Poisson Pseudo Maximum Likelihood) sebagai model terbaik. Adapun variabel yang berpengaruh signifikan terhadap volume impor apel di Indonesia yaitu GDP per kapita negara eksportir, GDP per kapita Indonesia, jarak ekonomi, dan populasi Indonesia. Sedangkan variabel yang tidak berpengaruh secara signifikan yaitu produksi apel lokal, konsumsi apel Indonesia, dan nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika.
Description: xix, 128 hlm; 29 cm.
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/53089
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File SizeFormat 
GITA TRI NURRANI-FST.pdf1.77 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.