Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/53010
Title: Analisis fenomena market anomaly month of the year effect terhadap return (Studi Kasus Indeks - Indeks Indonesia dan indeks World Major Tahun 2010 - 2016)
Authors: Asri Lestari
Keywords: anomaly pasar, month of the year effect, return, model GARCH
Issue Date: 13-Mar-2017
Publisher: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
Abstract: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis anomali pasar month of the year effect pada return indeks Indonesia dan indeks world major selama periode 2010 – 2016. Periode sampel dibagi menjadi dua sub-periode, sub-periode 2010 – 2013 dan sub-periode 2014 – 2016 untuk menunjukan persistansi month of the year effect. Metode pemilihan sampel pada penelitian ini adalah dengan menggunakan purposive sampling method atau sering dikenal sebagai judgmental sampling method terhadap return mingguan dari indeks Indonesia dan indeks world major berdasarkan kriteria tertentu. Sebagai hasilnya, sampel yang memenuhi keriteria terdiri dari 6 indeks Indonesia (BISNIS27, JKSE, KOMPAS100, LQ45, PEFINDO25, SRIKEHATI) dan 4 indeks world major (CAC40 dari Perancis, DAX dari Jerman, FTSE100 dari Inggris, IBEX35 dari Spanyol). Model Ordinary least squares (OLS) dan Generalized Autoregressive Conditional Heteroskedasticity (GARCH) (1, 1) digunakan untuk menganalisa data. Temuan menunjukan bahwa anomaly month of the year effect ada pada beberapa indeks Indonesia dan indeks world major selama periode penelitian dengan beberapa kejadian. Jumlah beberapa anomali month of the year effect pada awal sub-periode (2010 – 2013) semakin menurun pada sub-periode selanjutnya. Dapat disimpulkan bahwa intensitas month of the year effect berkurang seiring dengan berjalannya waktu. Efek September dapat ditemukan di sebagian besar indeks Indonesia seperti JKSE pada sub-periode awal. Efek Januari dan April juga dapat ditemukan di sub-periode selanjutnya, untuk indeks world major, efek bulan Mei dapat ditemukan di IBEX35 (Spanyol) pada sub-periode awal dan efek Februari dapat ditemukan pada FTSE100 (Inggris) pada sub-periode selanjutnya. Penelitian ini juga menunjukan bahwa month of the year effect lebih persisten diantara indeks – indeks dengan kapitalisasi pasar yang kecil.
Description: xvii ; 112 hal ; 30 cm
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/53010
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File SizeFormat 
ASRI LESTARI - FEB.pdf3.89 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.