Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/52241
Title: Aborsi korban perkosaan menurut hukum islam
Authors: Bahrul Rozi
Advisors: Moh. Ali Wafa
Issue Date: 16-Jan-2017
Publisher: Fakultas Syariah Dan Hukum
Abstract: Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui pandangan hukum Islam di dalam hukum aborsi bagi wanita hamil analisis terhadap PP No. 61 tahun 2014 penyebab di keluarkannya PP tersebut adalah terlalu banyaknya oknum-oknum yang menyalahgunakan peraturan tersebut. Seperti banyak yang mengaku wanita diperkosa tetapi pada kenyataannya ia melakukan perbuatan zina tersebut dengan disengaja. Bukan hanya itu saja penyebabnya banyak dari para wanita diperkosa kemudian terganggu psikisnya dan tidak siap menghadapi kenyataannya maka untuk mengatasi hal tersebut pemerintah mengeluarkan PP No. 61 tahun 2014. Adapun penelitian skripsi ini menggunakan metode kuantitatif yag menekankan pada kualitas ranah pemahaman terhadap keputusan PP No. 61 tahun 2014 Pendekatan yang penulis lakukan menggunakan metode normatif dengan melihat objek hukum yang berkaitan dengan PP tersebut. Adapun bahan yang digunakan oleh penulis adalah bahan hukum primer dan sekunder kemudian bahan pengelolaan hukum dilakukan dengan cara deduktif yaitu menarik suatu kesimpulan dari permasalahan yang bersifat umum terhadap permasalahan konkret yang di hadapi. Hasil penelitian menunjukan Pandangan hukum Islam terhadap PP No. 61 tahun 2014 itu tidak menyalahi kepada norma-norma agama bahkan PP No. 61 tahun 2014 memberikan persyaratan yang sangat ketat kebolehan aborsi bagi wanita hamil akibat korban pemerkosaan. Adapun kesamaan kebolehan ia mengaborsi janinnya karena di khawatirkan jiwa si wanita terganggu jika terganggu maka akan berbahaya bagi dirinya seperti ia menjadi tidak waras. Tetapi dapat di fahami pula jika jiawa si wanita tersebut tidak terganggu dan dapat menerima keadannya maka tidak boleh bagi ia untuk mengugurkan kandungamnya jika ia tetap melakukan hal tersebut dapat dikenakan sanksi. adapun yang menjadi titik kebolehan di sini yaitu dari unsur psikis, kesehatan wanita dan gangguan jiwanya. Tujuannya ada PP tersebut tidak lain adalah memilih madharat yang kecil lebih baik daripada memilih madharat yang besar.
Description: ix ; 62 ; 30 cm
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/52241
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File SizeFormat 
BAHRUL ROZI-FSH.pdf3.6 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.