Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/52074
Title: AḪKÂMU AHLI AL-KITÂB I’NDA A’LÎ MUSṮAFÂ YA’QÛB (DIRÂSAH FIQHIYYAH TAHLÎLIYYAH)
Other Titles: AL-KITÂB I’NDA A’LÎ MUSṮAFÂ YA’QÛB
Authors: Dzuhikam Masyfuqil Ibad
Advisors: Zuhratul Aini Mansur
Issue Date: 26-Aug-2020
Publisher: Fakultas dirasat islamiah
Abstract: Para Ulama telah menjelaskan pembahasan hukum-hukum Ahli Kitab. Di antara ulama Indonesia yang menjelaskan hal tersebut adalah Ali Mustafa Yaqub. Walaupun ia menjelaskan pembahasan hukum-hukum Ahli Kitab, belum ada ulama yang mengomentarinya dan menjelaskan secara rinci apa yang telah dijelaskan oleh Ali Mustafa Yaqub. Penelitian ini dibatasi terkait sikap Ali Mustafa Yaqub mengenai hukum-hukum Ahli Kitab, yang berkaitan dengan definisi Ahli Kitab, Hukum sembelihan, dan menikahi mereka. Dari pembatasan tersebut, kita mengetahui pentingnya penelitian ini, yaitu mengetahui definisi Ahli Kitab, hukum sembelihan dan menikahi mereka. Kita juga akan mendapatkan manfaat dari penelitian ini, yaitu menghilangkan keraguan terkait hukum-hukum Ahli Kitab bagi masyrakat muslim. Dalam penulisan skripsi ini, peneliti menggunakan tiga metode, di antaranya metode deskriptif, perbandingan, dan penelitian. Peneliti mendeskripsikan tulisan-tulisan terkait biografi Ali Mustafa Yaqub, pandangan-pandangan ulama terkait definisi ahli kitab, serta hukum sembelihan dan menikahi mereka, yang mengandung perbedan-perbedaan di dalamya. Kemudian peneliti membandingkan itu semua, dan menerapkan dan menilitinya di dalam definisi ahli kitab, sembelihan, dan menikahi ahli kitab menurut Ali Mustafa Yaqub.. Dari beberapa hasil penelitian, dapat diketahui bahwa Definisi ahli kitab yang paling kuat menurut Ali Mustafa Yaqub, ialah Yahudi dan Nasrani dari Bani Israil. Hal itu setelah ia meneliti pendapat-pendapat para ulama mazhab empat dan pendapat at-Thobari, seorang ahli tafsir. Ali Mustafa Yaqub berpendapat kebolehan sembelihan ahli kitab, jika sesuai syariat. Sedangkan untuk masalah pernikahan beda agama (termasuk di dalamnya kelompok ahli kitab), ia mengharamkanya karena mengikuti fatwa Majelis Ulama Indonesia.
Description: 110 hal
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/52074
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File SizeFormat 
11160600000089_Dzulhikam Masyfuqil Ibad.pdf1.29 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.