Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/51307
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.advisorArief Mufrainiid
dc.contributor.authorWildan Munawarid
dc.date.accessioned2020-07-09T03:13:09Z-
dc.date.available2020-07-09T03:13:09Z-
dc.date.issued2020-02-
dc.identifier.isbn978-623-7331-15-5-
dc.identifier.urihttp://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/51307-
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji manajemen wakaf produktif yang terdiri dari tiga aspek yaitu profesionalitas na>z{ir, pengelolaan aset, dan pelaporan keuangan. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui pengaruh manajemen wakaf produktif terhadap kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi. Penelitian ini menggunakan dua metode penelitian yaitu metode kualitatif dan kuantitatif. Metode kualitatif digunakan melalui pendekatan manajemen, sedangkan metode kuantitatif melalui analisis Partial Least Square (PLS) dari Armin Monecke dan Friedrich Leisch (2012). Data primer diperoleh melalui observasi, wawancara dan kuesioner terhadap masyarakat penerima manfaat wakaf produktif. Sedangkan data sekunder diperoleh dari buku, artikel jurnal ilmiah dan bahan pustaka lainnya yang relevan dengan penelitian ini. Penelitian ini membuktikan bahwa manajemen wakaf produktif memiliki pengaruh terhadap kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi. Semakin baik manajemen wakaf produktif, maka secara tidak langsung semakin meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan baiknya pemberdayaan ekonomi. Penelitian ini sependapat dengan Murat Cizacka (1998) yang menyatakan bahwa sistem wakaf telah menyediakan sepanjang sejarah Islam semua layanan penting tanpa membebankan biaya negara. Begitu juga dengan Monzer Kahf (2004) yang menyatakan bahwa wakaf secara khusus dapat membantu kegiatan masyarakat umum sebagai bentuk kepedulian terhadap umat dan generasi yang akan datang. Penelitian ini sejalan dengan Rozalinda (2016) yang menunjukkan bahwa pengelolaan wakaf produktif dengan membangun fasilitas seperti toko, gedung bimbingan belajar, rumah kontrakan memberi pengaruh yang positif terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat. Penelitian ini juga sejalan dengan hasil penelitian Hardiyanti Yusuf (2017), Muslimin Muchtar (2012), Anas Alhifni, Nurul Huda, Musclih Ansori, dan Rully Trihantana (2017), Bashlul Hazami (2006), Muslihun Muslim (2017), Zulfadli Hamzah (2016), dan Yuli Rofa, Umar Burhan, dan Multifiah (2016) yang menyatakan bahwa manajemen wakaf produktif dapat berperan dan berpengaruh terhadap kesejahteraan masyarakat dengan adanya pemberdayaan ekonomi. Budi Indra Agusi (2019) juga mengemukakan bahwa pengelolaan wakaf produktif berimplikasi positif terhadap peningkatan taraf ekonomi masyarakat, membuka lapangan kerja, dan menciptakan wirausaha- wirausaha baru di Indonesia. Tetapi penelitian ini tidak sependapat dengan Timur Kuran (2001) yang menyatakan bahwa sistem wakaf yang diterapkan menggunakan prinsip-prinsip Islam menyebabkan ambigu dalam mencapai keadilan substantif.id
dc.language.isoidid
dc.publisherSekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakartaid
dc.subjectMANAJEMEN WAKAFid
dc.subjectPEMBERDAYAAN EKONOMIid
dc.subjectKESEJAHTERAANid
dc.titleWakaf Produktif dan Kesejahteraan Masyarakat: Persepsi Penerima Manfaat Wakaf di Lembaga Wakaf Daarut Tauhiidid
dc.typemasterThesisid
Appears in Collections:Tesis

Files in This Item:
There are no files associated with this item.


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.