Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/51202
Title: TINJAUAN YURIDIS MENGENAI PENYELESAIAN PERKARA MUNASAKHAH (Analisis Putusan Nomor.2331/Pdt.G/2013/PA.Cbn sampai Putusan Nomor. 0074/Pdt.G/2015/ PTA.Bdg).
Authors: Aly Dzulfiqar
Advisors: Muchtar Ali
Keywords: Waris, Munasakhah, Putusan
Issue Date: 15-Jan-2020
Publisher: Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
Abstract: Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif yaitu dengan mengumpulkan dan mengkaji peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan penelitian ini. Dalam penelitian ini metode pengumpulan data dilakukan dengan teknik studi dokumen yaitu dengan mengumpulkan bahan-bahan hukum, mengkategorisasikan berdasarkan bahan-bahan hukum serta memberikan penilaian terhadap bahan hukum. Kemudian data yang telah dihimpun dianalisis menggunakan metode deskriptif analitis. Hasil Penelitian ini adalah pertimbangan hakim Pengadilan Agama Cibinong dalam menetapkan putusan ini termasuk gugatan penetapan ahli waris karena dalam gugatan Penggugat adanya unsur sengketa waris, sehingga putusan ini termasuk gugatan bukan permohonan, kemudian hakim menggunakan metode pembagian harta waris Islam berdasarkan surah al-Nisa ayat 11-12 dan 178, Kompilasi Hukum Islam pasal 171 huruf b-c, pasal 174 ayat (2), pasal 176 dan 180. Sedangkan hakim Pengadilan Tinggi Agama Bandung dalam menetapkan putusan ini termasuk permohonan penetepan ahli waris bukan termasuk gugatan karena tidak adanya unsur sengketa waris/objek yang disengketakan tidak jelas dan Mahkamah Agung sejalan dengan apa yang diputuskan oleh Pengadilan Tinggi Agama Bandung, sehingga menolak permohonan kasasi dari Pengadilan Agama Cibinong. Dalam memeriksa dan menyelesaikan perkara tersebut, hakim cenderung hanya menggunakan melihat apakah putusan tersebut termasuk gugatan atau permohonan, padahal dalam putusan tersebut terdapat unsur sengketa waris munasakhah sehingga hakim harus menyelesaikan perkara waris tersebut dengan menggunakan penyelesaian munasakhah bukan menggunakan hukum kewarisan Islam pada umumnya. Oleh karena itu dalam pembagian kewarisan yang dilakukan oleh hakim tidak adilnya dalam membagikan pembagian warisan padahal dalam kewarisan Islam terdapat asas keadilan.
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/51202
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File SizeFormat 
ALY DZULFIQAR - FSH (Covid-19).pdf36.27 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.