Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/509
Title: Peran Ibnu Taimiyah dalam pemurnian Aqidah Islamiyah
Authors: Frengki Swito
Advisors: Khalimi
Keywords: pemurnian Aqidah
Publisher: UIN Syarif Hidayatullah Jakarta : Fakultas Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan, 2011
Series/Report no.: 0112-01-11143;7295 PAI t
Abstract: Studi ini merupakan kajian sejarah, dengan tujuan untuk mendeskripsikan secara analisis berbagai pandangan dan kiprah Ibu Taimiyah dalam pemurnian “ajaran Islam”. Ibnu Taimiyah dilahirkan sekitar abad ke 13 M., dimana dunia Islam mengalami “kemunduran”. Prilaku dan kehidupan masyarakat Islam sangat menyimpang dari ajaran Islam (al-Qur’an dan sunnah rasul), aliran dan sekte-sekte yang mengatasnamakan Islam bertambah subur, taklid buta, fanatisme mazhab, khurafat an bid’ah mengeruhkan cakrawala pemikiran umat Islam, ditambah dengan berkembangnya pengaruh logika dan filsafat Yunani yang posisinya nyaris “menggusur” al-Qur’an dan as-Sunnah. Kondisi tersebut semakin memburuk manakala dunia Isalam mengalami puncak disintegrasi politik, dislokasi sosial dan dekadensi moral yang diakibatkan oleh berbagai intervensi bangsa jajahan, bangsa tartar dan kaum salib, disamping gejolak intern yang terjadi dalam pemerintahan Islam. Melihat kondisi seperti ini Ibnu Taimiyah tampil dengan ide “pemurnian” terhadap seluruh tradisi pemikiran Islam. Ia dikenal sebagai tokoh salaf yang pertama kali mengulirkan gagasan pemurnian terhadap “ajaran Islam” yang mengajak umat Islam untuk kembali kepada ajaran Islam “orisinil” yaitu al- Qur’an dan as-Sunnah serta paradigma pemikiran salaf. Aktifitas Ibnu Taimiyah dalam melancarkan misinya masih bersifat teoritis dan akademis. Hal ini disebabkan oleh kondisi yang kurang mendukung. Meskipun demikian, khazanah pemikiran intelektula yang digagas Ibnu Taimiyah tetap menggelinding dan mengelaborasi dalam sejarah pemikiran dalam Islam. Pemikiran Ibnu Taimiyah kendatipun cukup tertunda, ternyata mempengaruhi gerakan pemurnian di Indonesia yang dikenal dengan gerakan tiga serangaki yaitu; Muhammadiyah, al-Irsyad dan Persis yang muncul pada abad ke 20 M. Keterpengaruhan gerakan ini terhadap wancan pemikiran Ibnu Taimiyah, paling tidak gagasan untuk merujuk kembali kepada ajaran Islam murni yaitu al-Qur’an dan sunnah rasul plus paradigma pemikiran kaum salaf dan sikap anti terhadap segala bentuk kesyirikan, khurafat dan bid’ah. Penulisan skripsi dengan judul Peran Ibnu Taimiyah Dalam Pemurnian Aqidah Islamiyah ini diharapkan dapat menambah wawasan kita mengenai aqidah islam yang benar yang sesuai dengan al-Qur’an dan as-sunnah serta dapat mengambil manfaat dari sosok pigur pribadi multidimensi sperti beliau yaitu; berwawasan luas, visioner, dan tak kenal menyerah.
Description: i, 63 hal.; 28 cm.
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/509
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
103274-FRENGKI SWITO-FITK.pdf1.17 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.