Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/50857
Title: Pembaharuan dalam sistem pembagian waris secara proporsional antara laki-laki dan perempuan
Authors: Faiqah Nur Azizah
Advisors: Fahmi Muhammad Ahmadi
Keywords: pembaharuan; waris; proporsional; putusan pengadilan agama
Issue Date: 9-Mar-2020
Publisher: Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis konsep serta legitimasi pembaharuan dalam sistem pembagian waris Islam secara proporsional antara laki-laki dan perempuan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian yuridis normatif dengan teknik pengumpulan data kepustakaan, yakni dengan melakukan analisis terhadap dokumen, teori-teori, hasil penelitian yang telah diterbitkan, jurnal hukum, kitab-kitab fikih, dokumen resmi dan buku-buku yang memuat tema, objek dan masalah penelitian yang dilakukan. Selain itu, sumber data yang digunakan adalah sumber data primer yang diperoleh dari Putusan Pengadilan Agama Medan No. 92/Pdt.G/2009/PA.Mdn Kompilasi Hukum Islam dan buku-buku yang ditulis atau yang berkaitan dengan tokoh pemikir kontemporer dari Muhammad Syahrûr dan Munawir Sadzali, serta data sekunder yang diperoleh dari jurnal, skripsi, dan kepustakaan lain yang menjadi referensi maupun sumber pelengkap penelitian. Adapun hasil penelitian ini bahwa pembaharuan dalam sistem pembagian waris Islam secara proporsional antara laki-laki dan perempuan dapat dilakukan. Mengingat sifat hukum yang sangat dinamis dan Islam sebagai agama rahmat bagi semesta alam merespon kedinamisan tersebut melalui konsep ijtihad bagi tokoh agama, hakim dan pemerintah agar dapat menjawab problematika yang dihadapi masyarakat sesuai dengan konteks zaman, kondisi, waktu dan tempat. Hal ini yang telah dilakukan oleh Muhammad Syahrûr melalui teori batas (limit) dan Munawir Sadzali melalui teori reaktualisasi ajaran Islam, dengan menawarkan konsep serta formulasi pembaharuan hukum waris sebagai upaya pengkajian ulang terhadap nas-nas yang ada agar terhindar dari taklid buta dan kejumudan. Selain itu hadirnya Putusan Pengadilan Agama Medan No. 92/Pdt.G/2009/PA.Mdn menjadi kekuatan hukum yuridis formil di Indonesia terhadap penerapan pembagian waris secara proporsional antara laki-laki dan perempuan yang dapat dijadikan referensi bagi pertimbangan putusan hakim dikemudian hari dalam perkara yang sama.
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/50857
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File SizeFormat 
FAIQAH NUR AZIZAH-FSH.pdf20.1 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.