Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/50357
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.advisorErike Anggrainiid
dc.contributor.advisorMukhtar Ikhsanid
dc.contributor.authorAhmad Musthafa Bardahid
dc.date.accessioned2020-02-25T06:52:25Z-
dc.date.available2020-02-25T06:52:25Z-
dc.date.issued2019-01-06-
dc.identifier.otherImas-
dc.identifier.urihttp://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/50357-
dc.description.abstractTB (Tuberkulosis) paru merupakan penyakit infeksi pada saluran pernafasan yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis yang masih menjadi masalah kesehatan penyakit menular di dunia hingga saat ini. Salah satu cara untuk mendiagnosis penyakit ini yaitu dengan pemeriksaan mikroskopis berupa pewarnaan Basil Tahan Asam (BTA) dengan metode Ziehl-Neelsen menggunakan spesimen sputum. Pemeriksaan ini di Indonesia sangat sering digunakan dan dapat digunakan oleh fasilitas kesehatan tingkat 1 karena harga bahannya yang cukup terjangkau dan mudah didapat. Bleach merupakan larutan disinfektan yang dapat bermanfaat sebagai pengencer sputum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa peningkatan derajat kepositifan hasil pewarnaan BTA dengan tambahan larutan bleach 2%. Penelitian ini menggunakan metode uji komparatif dengan sampel 34 sampel sputum yang diambil dari pasien curiga TB di rumah sakit haji Jakarta dari bulan September 2019 hingga Deseber 2019. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon pada nilai α 0,05. Hasil penelitian menunjukkan nilai p 0,003 artinya terdapat perbedaan derajat kepositifan diagnostik mikroskopik TB antara penambahan larutan bleach 2% dibandingkan dengan pewarnaan BTA konvensional tanpa bleach. Kesimpulan : Penambahan bleach 2% pada pemeriksaan mikroskopik berupa pewarnaan BTA konvensional menggunakan metode Ziehl-Neelsen berpengaruh terhadap nilai derajat kepositifan diagnosis TB yaitu meningkatkan sebesar 32,3% dengan kepositifan terbesar yaitu perubahan dari negatif ke +1 (23,1%), +1 ke +2 (37,5%), dan +1 ke +3 (37,5%) . Selain itu, penambahan larutan bleach ini juga dapat meningkatkan kejernihan lapang pandang pada pengelihatan mikroskop.id
dc.language.isoidid
dc.publisherUIN Syarif Hidayatullah Jakarta-FKid
dc.subjectDiagnosis Tuberkulosisid
dc.subjectPewarnaan Basil Tahan Asam (BTA)id
dc.subjectZiehl-Neelsenid
dc.subjectBleachid
dc.titlePenggunaan 2% Bleach dalam Meningkatkan Kepositifan Diagnostik Mikroskopik Tuberkulosis dari Sputum dibanding Konvensionalid
dc.typebachelorThesisid
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File SizeFormat 
Ahmad Musthafa Bardah-FK.pdf2.09 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.