Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/50276
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.advisorSaiful Mujaniid
dc.contributor.authorKhoirul Ahsan Kamalid
dc.date.accessioned2020-02-14T01:18:03Z-
dc.date.available2020-02-14T01:18:03Z-
dc.date.issued2020-01-20-
dc.identifier.urihttp://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/50276-
dc.description.abstractSkripsi ini menganalisa hubungan antara kondisi sosiologis warga DKI Jakarta dengan partisipasi memilih warga DKI Jakarta pada pilkada DKI Jakarta 2017 putaran kedua. Penulis menemukan adanya peningkatan tingkat partisipasi memilih warga DKI Jakarta pada pilkada DKI Jakarta sejak tahun 2007-2017. Selain itu peneliti juga melihat kecenderungan dari pemilih laki-laki, pemilih non-muslim, pemilih berusia 40-59 tahun, pemilih berpendidikan tinggi, pemilih kerah putih, pemilih berpendapatan menengah keatas dan pemilih yang sudah/pernah menikah. Masing-masing kondisi sosiologis tersebut cenderung lebih berpartisipasi aktif dalam memilih pada pemilihan umum atau pemungutan suara. Tujuannya penelitian ini adalah untuk menjelaskan perilaku memilih warga DKI Jakarta dengan mencari tau keberadaan hubungan antara kondisi sosiologis warga DKI Jakarta dengan partisipasi memilih warga DKI Jakarta pada pilkada DKI Jakarta 2017 putaran kedua. Penelitian ini dilakukan melalui studi pustaka dan pengolahan data menggunakan SPSS. Kerangka teoritis yang digunakan dalam skripsi ini adalah partisipasi politik menurut Verba dan Nie, dan model sosiologis yang dijelaskan dalam Kuasa Rakyat. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa jenis kelamin pemilih dan agama pemilih masing-masing tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan partisipasi pemilih pilkada DKI Jakarta 2017 putaran kedua. Sementara pemilih dengan usia 40-59 tahun, pemilih dengan tingkat pendidikan yang tinggi, pemilih dengan pendapatan menengah keatas, pemilih dengan pekerjaan kerah putih dan pemilih yang sudah menikah masing-masing memiliki hubungan yang signifikan dengan partisipasi pemilih pilkada DKI Jakarta 2017 putaran kedua. Dengan arah hubungan yang berlawanan karena angka negatif yang didapatkan pada nilai koefisien korelasi masing-masing kondisi sosiologis yang berhubungan signifikan dengan partisipasi memilih pilkada DKI Jakarta 2017 putaran kedua.id
dc.language.isoidid
dc.publisherFISIP UIN Jakartaid
dc.subjectPartisipasi Pemilih, Pilkada DKI Jakarta, Model Sosiologis, Kondisi Sosiologis, dan Warga DKI Jakarta.id
dc.titleSosiologi Partisipasi Pemilih: Pilkada DKI Jakarta 2017 Putaran Keduaid
dc.typebachelorThesisid
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File SizeFormat 
KHOIRUL AHSAN KAMAL.FISIP.pdf1.59 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.