Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/50137
Title: MOTIVASI PUJA BHAKTI BAGI UMAT BUDDHA THERAVADA STUDI KASUS VIHARA PUSDIKLAT BUDDHIS SHIKKADAMA SANTIBHUMI BSD TANGERANG SELATAN
Authors: Imah Salamah
Advisors: Siti Nadroh
Issue Date: 28-Jan-2020
Abstract: Setiap agama memiliki ajaran tentang ibadah atau ritual. Ibadah yang diajarkan atau diperintahkan oleh agama. Ada ibadah yang dilakukan sendirisendiri atau berjamaah. Waktunya sudah ditentukan harian, mingguan, bulanan atau tahunan (hari besar keagamaan). Dalam menjalankan ibadah umat beragama didorong oleh motivasi yang bermacam-macam diantaranya, ada yang tulus mengikuti perintah yang diajarkan oleh agamanya. Ada juga yang di dorong oleh motivasi yang lain seperti motivasi ekonomi dan motivasi lingkungan. Zakiyah Drajat berpendapat bahwa dalam diri manusia terdapat kebutuhan pokok, selain kebutuhan jasmani dan kebutuhan rohani. Dalam agama-agama untuk membina keseimbangan atau ketenangan bathin (spritual) dilakukan dengan praktik ibadah atau ritual, diantaranya seperti yang diajarkan dalam agama Buddha yaitu melakukan Puja Bhakti. Tetapi dalam melakukan Puja Bhakti tersebut setiap umat memiliki motivasi yang berbeda-beda seperti yang dijelaskan diatas. Oleh karena itu terkait dengan motivasi yang berbeda- beda dari setiap umat Buddha yang melakukan Puja Bhakti. Penulis tertarik untuk meneliti mendalam tentang motivasi-motivasi dari para peserta Puja Bhakti yang ada di Vihara Pusdiklat Shikkadama Buddhis Santhibumi BSD. Penelitian yang penulis lakukan adalah penelitian lapangan dan kepustakaan. Pendekatan yang digunakan adalah psikologi agama. Dalam melakukan pengumpulan data penulis menggunakan beberapa teknik pengumpulan data antara lain studi kepustakaan, wawancara dan observasi. Dimana data yang didapat tersebut dianalisa secara deskriptif kualitatif. Adapun untuk melihat atau menjelaskan motivasi dari para peserta Puja Bhakti. Penulis menggunakan metode psikologi agama dengan teori ERG dari Alderfer yaitu (Exsistence) Keberadaan, (Relatendness Needs) kebutuhan interpersonal yaitu kepuasan dalam berinteraksi di lingkungan, (Growht) kebutuhan untuk meningkatkan dan mengembangkan pribadi. Dari hasil penelitian yang penulis lakukan terhadap tujuh responden dari peserta Puja Bhakti dengan menggunakan teori ERG, penulis menemukan bahwa motivasi masing-masing peserta Puja Bhakti berbeda-beda. Ada enam orang responden yang memiliki motivasi untuk mengembangkan pribadinya menjadi lebih baik lagi. Sesuai dengan teori ERG point “G” yaitu kebutuhan untuk meningkatkan dan mengembangkan pribadi. Tetapi tidak dapat dipungkiri juga bahwa ada satu responden yang melakukan Puja Bhakti karena aktif di organisasi Vihara. Pernyataan ini sesuai dengan teori ERG point “R” yang dimaksud (Relatendness Needs) yaitu kebutuhan interpersonal, yaitu kepuasan dalam berinteraksi dalam lingkungan. Dengan demikian penulis menegaskan dari temuan ini bahwa betul teori ERG memberi gambaran bahwa setiap orang memiliki motivasi yang berbeda-beda.
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/50137
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File SizeFormat 
IMAH SALAMAH 11150321000028 Br.pdf4.79 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.