Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/4980
Title: Respon mahasiswa fakultas ilmu dakwah dan ilmu komunikasi terhadap fatwa haram infotaiment oleh Nahdatul Ulama
Authors: Dewi Pratiwi
Advisors: Suparto
Issue Date: 5-Oct-2012
Publisher: UIN Syarif Hidayatullah Jakarta : Fakultas Ilu Tarbiyah dan Keguruan, 2011
Series/Report no.: 0111-10-9884;2772 KJS d
Abstract: Zaman sekarang ini informasi menjadi salah satu kebutuhan pokok masyarakat khususnya di perkotaan. Media massa berkembang seiring dengan kebutuhan akan informasi. Media tidak hanya menyuguhkan berita-berita yang memang dibutuhkan publik, namun juga menekankan pada fungsi hiburan. Infotainment yang muncul sejak beberapa tahun yang lalu berkembang dengan pesat, menimbulkan persaingan yang ketat antar stasiun televisi dan menimbulkan pemberitaan yang mengarah ke ghibah. Nahdatul Ulama sebagai ormas Islam terbesar di Indonesia mengeluarkan fatwa haram terhadap ghibah dalam infotainment. Mahasiswa Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi Universitas Islam Negeri mempunyai pandangan tersendiri tentang fatwa tersebut. Bagaimana respon mahasiswa Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi terhadap fatwa haram infotainment? Bagaimana respon mahasiswa Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi terhadap materi tayangan infotainment saat ini? Mahasiswa Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi merespon positif dan setuju terhadap fatwa haram ghibah dalam infotainment oleh Nahdatul Ulama. Respon mahasiswa Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi terhadap materi tayangan infotainment saat ini hanya berisi kehidupan pribadi selebritas. Skripsi ini menggunakan teori S-O-R, yaitu singkatan dari Stimulus-Organism- Response. Menurut teori ini, efek yang ditimbulkan adalah reaksi khusus sehingga seseorang dapat mengharapkan dan memperkirakan kesesuaian antara pesan dan reaksi komunikasi. Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif yang memungkinkan pendekatan serta hasil penelitian dalam bentuk angka. Metode yang digunakan adalah metode eksplanatif. Mahasiswa Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi yang menjadi sampel dalam penelitian ini berjumlah 74 orang. Jawaban yang diperoleh penulis dari responden menunjukkan bahwa sebagian besar responden terkadang menonton tayangan infotainment dan terkadang membahas materi gosip dalam infotainment tersebut. 62 % dari 74 orang responden menyetujui fatwa haram ghibah yang dikeluarkan oleh Nahdatul Ulama terhadap infotainment yang menyajikan tayangan gossip dan kehidupan selebritas. Walau demikian, responden tetap menonton tayangan tersebut untuk hiburan semata.
Description: viii, 54 hal.; 28 cm.
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/4980
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
There are no files associated with this item.


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.