Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/49757
Title: Konsep Pendidikan Anak Menurut Jamal Abdurrahman Dalam Kitab Athfal Al-Muslimin
Authors: Tasya Annisa
Advisors: Yudhi Munadi, M.Ag
Keywords: Konsep Pendidikan Anak Menurut Jamal Abdurrahman: Kitab Athfal Al-Muslimin;Konsep Pendidikan Anak Menurut Jamal Abdurrahman: Kitab Athfal Al-Muslimin
Issue Date: 22-Jan-2020
Publisher: Jakarta: FITK UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Series/Report no.: Khusus Artikel;Khusus Artikel
Abstract: Tasya Annisa (NIM: 11150110000054). Konsep Pendidikan Anak Menurut Jamal Abdurrahman Dalam Kitab Athfal Al-Muslimin. Mendidik dan memberikan tuntunan merupakan sebaik-baik hadiah dan perhiasan paling indah yang diberikan oleh orang tua kepada anaknya dengan nilai yang jauh lebih baik daripada dunia dan segala isinya. Akan tetapi, pelaksanaan pendidikan dalam bentuk apapun harus dilandasi filsafat dan teori pendidikan, termasuk dalam praktik pendidikan anak usia dini. Kemudian tujuan pendidikan anak dalam Islam adalah untuk meningkatkan potensi spiritual anak agar menjadi manusia yang berakhlak mulia, beriman, dan bertakwa kepada Allah SWT. Adapun aspek-aspek dalam konsep pendidikan anak di antaranya adalah materi pendidikan anak dalam Islam, metode pendidikan anak dalam Islam, dan evaluasi pendidikan anak Islam. Jenis penelitian ini adalah studi kepustakaan (Library Research) yaitu menganalisa data yang telah diperoleh melalui surat kabar, jurnal pendidikan anak, buku-buku tentang pendidikan anak dalam keluarga yang mengedepankan kasih sayang serta kitab Athfal Al-Muslimin karangan Jamal Abdurrahman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mendidik anak dengan cara kekerasan akan tidak efektif. Dilihat dari kacamata pendidikan Islam, pendidikan dengan kekerasan bukanlah pendidikan yang dianjurkan oleh Allah SWT dan Rasulullah SAW. Pendidikan melalui kekerasan dapat dikategorikan menjadi dua yaitu kekerasan verbal dan kekerasan non verbal (kekerasan fisik). Konsep pendidikan anak tanpa kekerasan dapat memahami arti anak sesungguhnya dan mencintainya karena Allah SWT, selalu mendo’akan kebaikan anak, mendidik dengan keteladanan, menasihati melalui perkataan yang baik, menjalin komunikasi yang baik antara orang tua dan anak, tidak membedakan jenis kelamin, hargai perilaku baik anak. Dampak pendidikan anak dengan kekerasan bagi anak di antaranya: anak menjadi depresi, berbohong takut dimarahi, mencoba berontak, menurunkan tingkat kecerdasan, trauma yang berlanjut, menyebabkan anak menjadi durhaka.
metadata.dc.description.uri: Khusus Artikel
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/49757
ISSN: Khusus Jurnal/Buku
Appears in Collections:Artikel

Files in This Item:
File SizeFormat 
Skripsi Tasya (Watermark).pdf4.73 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.