Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/49752
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.advisorIting Shofwatiid
dc.contributor.authorDiandra Dindaid
dc.date.accessioned2020-01-28T06:58:43Z-
dc.date.available2020-01-28T06:58:43Z-
dc.date.issued2019-11-15-
dc.identifier.otherImas-
dc.identifier.urihttp://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/49752-
dc.description.abstractLaboratorium kimia ataupun laboratorium yang didalamnya terdapat bahan kimia dinilai berisiko untuk menimbulkan risiko kesehatan maupun risiko keselamatan. Upaya untuk dapat mengatasi salah satu faktor yang dapat menyebabkan kecelakaan laboratorium yaitu melalui penerapan 7 prinsip penyimpanan bahan kimia aman yaitu : (1) pelabelan bahan kimia, (2) kompatibilitas, (3) pengadaan bahan kimia sedikit, (4) perawatan kebersihan wadah dan laboratorium, (5) pengendalian stok bahan kimia (6) peletakkan bahan kimia dan (7) penyimpanan yang dapat dijangkau dengan penglihatan. Banyaknya variasi bahan kimia yang terdapat di 7 laboratorium Fakultas Ilmu Kesehatan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta tersebut maka perlu untuk adanya penanganan terhadap pemenuhan aspek penyimpanan bahan kimia. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui gambaran pengelolaan penyimpanan bahan kimia di 7 laboratorium Fakultas Ilmu Kesehatan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yaitu laboratorium farmakogonosi-fitokimia, penelitian II, kimia obat, PDR, PHA, PSO dan HEN tahun 2019. Objek dalam penelitian ini adalah seluruh bahan kimia yang digunakan untuk kegiatan praktikum mahasiswa dan bukan merupakan bahan kimia yang sudah berbentuk produk. Informan dalam penelitian ini yaitu laboran, kepala STP serta Kepala laboratorium FIKES dari masing-masing laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh laboratorium berada pada kategori tidak aman (tidak terpenuhi 100% keseluruhan aspek penyimpanan bahan kimia). Seluruh laboratorium telah memenuhi aspek peletakkan bahan kimia. Sedangkan mengenai aspek pelabelan dan aspek kompatibilitas hanya terpenuhi di laboratorium PHA. Oleh karena itu, pengelola laboratorium perlu untuk menyusun serta mensosialisasikan standar opersional kerja (SOP) yang mencakup seluruh prinsip penyimpanan bahan kimia dan menyelenggarakan review secara berkala mengenai pelaksaanaan laboratorium.id
dc.language.isoidid
dc.publisherUIN Syarif Hidayatullah Jakarta-FIKESid
dc.subjectPenyimpanan bahan kimiaid
dc.subjectPelabelan bahan kimiaid
dc.subjectcompatibilityid
dc.subjectFIFO & FEFO Daftar bacaan : 70 bacaan (1991 – 2019)id
dc.titleGambaran pengelolaan penyimpanan bahan kimia di laboratorium Fakultas Ilmu Kesehatan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta tahun 2019id
dc.typebachelorThesisid
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File SizeFormat 
Diandra Dinda-FIKES.pdf1.64 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.