Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/49745
Title: Analisis Risiko Kesehatan Lingkungan Pajanan Rhodamin B Pada Konsumsi Saus di SDN Cirendeu 02 Tahun 2019
Authors: N. Azah Aimmatul Huriyyah
Advisors: Ela Laelasari
Keywords: ARKL;Rhodamin b;Siswa Sekolah Dasar;Intake;RfD;ECR;RQ Pustaka : 48 (1997-2019)
Issue Date: 15-Oct-2019
Publisher: UIN Syarif Hidayatullah Jakarta-FIKES
Abstract: Rhodamin B adalah zat pewarna sintetis yang berwarna merah terang dan beracun serta bersifat karsinogenik. Menurut Menteri Kesehatan tentang peraturan Menteri Kesehatan No.239 / Menkes / Per / V / 85, tetapi masih banyak pedagang yang menggunakan pewarna tersebut untuk dagangan nya. Salah satunya ditemukan pada saus yang di gunakan oleh pedagang di SDN Cirendeu 02. Zat Rhodamin b adalah zat yang dilarang digunakan dalam makanan. Siswa SDN Cirendeu 02 adalah populasi beresiko untuk terpajan Rhodamin B. Tujuan umum dari penelitian ini adalah diketahuinya estimasi tingkat resiko pajanan Rhodamin B pada anak- anak usia sekolah yang mengonsumsi saus di SDN Cirendeu 2 pada tahun 2019. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain studi ARKL (Analisis Risiko Kesehatan Lingkungan). Data dalam penelitian ini diperoleh dari hasil wawancara dengan menggunakan kuesioner dan pengukuran kadar Rhodamin b yang terkandung dalam saus. Responden dalam penelitian ini adalah 132 siswa dari kelas 2 sampai kelas 6. Analisis data meliputi analisis univariat dan analisis risiko yang terdapat perhitungan intake, risk quotient, dan excess cancer risk. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa konsentrasi Rhodamin B dalam saus adalah 0,00917 mg/kg/hari. Nilai intake non karsinogenik realtime tertinngi adalah 0,00073 mg/kg/hari pada kelas 6 dan nilai terendah 0,00035 mg/kg/hari pada kelas 5. Nilai intake karsinogenik realtime tertinggi adalah 0,00031 mg/kg/hari pada kelas 6 dan terendah 0,00014 mg/kg/hari pada kelas 5. Hasil karakterisasi risiko menunjukkan risiko non karsinogenik secara lifetime pada tahun ke-5 hingga tahun ke-30 di semua kelas. Untuk risiko karsinogenik menunjukkan nilai ECR>E-4 baik secara realtime maupun lifetime yang berarti telah memiliki risiko karsinogenik. Kesimpulan dalam penelitian ini siswa telah memiliki risiko non karsinogenik secara lifetime dan risiko karsinogenik secara lifetime dan realtime.
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/49745
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File SizeFormat 
N.Azah Aimmatul Huriyyah-FIKES.pdf3.69 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.