Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/49741
Title: Analisis Risiko Kesehatan Lingkungan Pajanan Boraks Pada Siswa ynag Mengkonsumsi Bakso di SDN Cirendeu 02 Tahun 2019
Authors: Husnia Zuhra
Advisors: Ela Laelasari
Keywords: ARKL;Boraks;Siswa Sekolah Dasar Referensi: 119 (2006-2019)
Issue Date: 15-Oct-2019
Publisher: UIN Syarif Hidayatullah Jakarta-FIKES
Abstract: Boraks merupakan bahan kimia yang penggunaannya dilarang sebagai bahan tambahan pangan, tetapi keberadaannya sering ditemukan dalam pangan jajan. Salah satu kasusnya ditemukan pada bakso yang dijajakan di SDN Cirendeu 02. Siswa di sekolah tersebut merupakan populasi berisiko untuk terpajan boraks. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui estimasi risiko pajanan boraks pada siswa di SDN Cirendeu 02 tahun 2019 sehingga dapat dilakukan upaya manajemen risiko yang tepat. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain studi ARKL (Analisis Risiko Kesehatan Lingkungan). Data penelitian ini diperoleh dari hasil wawancara dengan menggunakan kuesioner dan pengukuran konsentrasi boraks dalam bakso. Penelitian ini dilakukan terhadap 165 responden dari kelas 2 sampai kelas 6. Analisis data meliputi analisis univariat dan analisis risiko yang dilakukan dengan langkah perhitungan intake, risk quotient, dan excess cancer risk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi boraks pada bakso sebesar 1,31467 mg/gr. Setelah dilakukannya perhitungan tingkat risiko non karsinogenik (RQ) didapatkan nilai > 1 pada kelas 6 untuk pajanan realtime sehingga siswa kelas 6 telah memiliki risiko untuk gangguan kesehatan non karsinogenik. Sedangkan perhitungan tingkat risiko karsinogenik pada seluruh siswa kelas 2 hingga kelas 6 didapatkan nilai ECR > E-4 dalam pajanan realtime dan lifetime sehingga siswa tersebut telah memiliki risiko untuk gangguan kesehatan karsinogenik. Manajemen risiko yang dapat dilakukan untuk mencegah responden dari gangguan kesehatan yaitu mengganti penggunaan boraks sebagai pengawet dan pengenyal dengan bahan alami yaitu ekstrak wortel dan tepung rumput laut, menyarankan orangtua siswa untuk menyediakan bekal sehat untuk anak, serta upaya pengawasan dan pembinaan terhadap keamanan pangan jajan oleh berbagai pihak seperti pihak sekolah, Dinkes setempat kepada penyedia pangan jajan.
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/49741
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File SizeFormat 
Husnia Zuhra-FIKES.pdf3.21 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.