Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/49616
Title: Hierarki Pengaruh Isu-Isu Keragaman Agama dan Moderasi Beragama pada Media Guo Ji Ri Bao 国际日报 (Studi Kasus Berita Konflik Etnis Uighur di Xinjiang)
Other Titles: --
Authors: Dewi Rahmayuni
Advisors: Helmi Hidayat
Keywords: Hierarki Pengaruh;Keragaman Agama;Moderasi Beragama
Issue Date: 27-Dec-2019
Publisher: Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
Series/Report no.: --;--
Abstract: ABSTRAK Dewi Rahmayuni 11150510000026 Hierarki Pengaruh Isu-Isu Keragaman Agama dan Moderasi Beragama pada Media Guo Ji Ri Bao 国际日报 (Studi Kasus Berita Konflik Etnis Uighur di Xinjiang) Diskriminasi terhadap etnis Tionghoa di Indonesia diderita sejak masa pemerintahan kolonial Belanda, lalu berlanjut hingga Orde Lama-Orde Baru bahkan sampai saat ini. Ini menandakan adanya kebencian rasialis pribumi terhadap etnis Tionghoa. Di tengah keadaan yang memanas, muncul pula isu rezim pemerintahan Cina melakukan persekusi terhadap etnis Uighur yang mayoritasnya adalah Islam di Xinjiang yang diberitakan oleh hampir seluruh media mainstream nasional dan internasional. Isu tersebut semakin memperkeruh hubungan antara pribumi dengan etnis Tionghoa di Indonesia. Di tengah kondisi demikian, secara mengejutkan didapati koran berbahasa Mandarin yang bernama Guo Ji Ri Bao membantah isu tersebut. Uniknya, media Cina yang tumbuh sukses di Indonesia itu mengusung isu keragaman agama dan moderasi beragama dalam pemberitaannya mengenai konflik tersebut. Hadirnya berita dalam koran itu menjadi ‗angin surga‘ bagi warga etnis Tionghoa di Indonesia. Berita-berita tersebut mengklarifikasi bahwa kasus persekusi yang dialami oleh warga Uighur adalah berita yang tidak benar dan dilebih-lebihkan. Isu yang disampaikan oleh media Guo Ji Ri Bao tentu saja dipengaruhi oleh faktor-faktor tertentu. Berdasarkan konteks di atas, maka tujuan penelitian adalah untuk menjawab ―Bagaimana media Guo Ji Ri Bao mengonstruksi isu keragaman agama dan moderasi beragama dalam pemberitaan konflik etnis Uighur di Xinjiang?‖ dan ―Apa faktor dominan yang paling berpengaruh dalam pemberitaan konflik etnis Uighur di Xinjiang?‖ Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Hierarki Pengaruh Media yang diperkenalkan oleh Pameela J. ii Shoemaker dan Stephen D. Reese. Dalam teori ini disebutkan bahwa isi pesan media yang disampaikan adalah hasil dari pengaruh faktor internal dan eksternal media yang terbagi menjadi beberapa level, di antaranya meliputi level individu pekerja media, level kerutinan media, level organisasi media, level ekstra media, dan level ideologi media. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah dengan dokumentasi, studi kepustakaan dan wawancara. Media Guo Ji Ri Bao berideologikan ‗perdamaian‘, hadir dengan berita yang mengusung isu-isu pluralisme, keragaman agama dan moderasi beragama guna untuk menjaga stabilitas negara. Proses konstruksinya terletak pada ideologi media yang kemudian diterapkan kepada semua awak media dan yang mengambil porsi terbesar dalam prosesnya adalah Pemimpin Redaksi media itu sendiri. Isu keragaman agama dan moderasi beragama dalam pemberitaan konflik etnis Uighur di Xinjiang tidak lepas dari faktor hierarki pengaruh media. Di antara lima level yang saling memberi pengaruh, terdapat dua level utama yang paling berpengaruh pada isu-isu yang diangkat dalam berita konflik etnis Uighur di Xinjiang, yaitu Ideological Level dan Media Organisational Level. Kata Kunci: Hierarki Pengaruh, Keragaman Agama, Moderasi Beragama, Konflik Etnis Uighur, Xinjiang, Guo Ji Ri Bao
Description: vii, 280 hlm,; 26 CM.
metadata.dc.description.uri: --
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/49616
ISSN: --
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File SizeFormat 
DEWI RAHMAYUNI-FDK.pdf6.03 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.