Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/49048
Title: Dampak Kebijakan Penambahan Kuota Pada Pelayanan Jemaah Haji Tahun 2017
Other Titles: --
Authors: Muhammad Fahrul F.
Advisors: Ahmad Kartono,H
Keywords: Dampak Kebijakan;Kuota Haji;Pelayanan Jemaah Haji
Issue Date: 13-Dec-2017
Publisher: Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
Series/Report no.: --;--
Abstract: Penyelenggaraan ibadah haji tahun 2017 mengalami peningkatan jumlah jemaah haji setelah keluar Keputusan Menteri Agama (KMA) Republik Indonesia Nomor 75 Tahun 1438 H/2017 M sejumlah 221.000 orang, berbeda dengan tahun 2016 yang berjumlah 168.800 orang. sehingga kuota haji tahun 2017 bertambah sebanyak 52.200 orang dibandingkan jumlah kuota tahun 2016. Dalam hal ini Kementerian Agama sebagai penyelenggara ibadah haji harus mengantisipasi dengan adanya dampak penambahan kuota dengan harus terus berupaya untuk meningktakan pelayanan jemaahnya, mempersiapkan dan strategi pelayanan, Bagaimana penanganan pemberangkatan dan pemulangan haji bagi jemaah seiring adanya penambahan kuota. Kementerian Agama sebagai institusi penyelenggara ibadah haji harus melakukan terobosan khusus dan melakukan koordinasi dengan instansi/lembaga lain yang terlibat dalam pelayanan jemaah haji baik di tanah air maupun di Arab Saudi sehubungan dengan besarnya jumlah jemaah haji tanpa megurangi kualitas pelayanan terhadap jemaah. Adapun tujuan dilakukannya penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui pelayanan jemaah haji di Tanah Air. 2) Mengetahui pelayanan jemaah haji di Arab Saudi. 3) Mengetahui dampak pelayanan jemaah haji akibat bertambahnya kuota. 4) menemukan langkah penyelesaian akibat bertambahnya kuota. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode kualitatif yaitu di mulai dengan mengumpulkan informasi-informasi sebelum dan sesudah musim haji baik dengan melakukan pengamatan, wawancara ataupun dokumentasi untuk dirumuskan menjadi suatu generalisasi yang dapat diterima oleh orang banyak. Berdasarkan penelitian yang penulis lakukan, dapat disimpulkan bahwa dengan adanya penambahan kuota mengakibatkan dampak positif dan negatif, antara lain : Bagi daftar tunggu dapat memangkas waktu tunggu jemaah haji, pelunasan BPIH waktunya diperpanjang menjadi dua tahap, pelayanan dokumen mengalami keterlambatan dan sebagian pelayanan asrama Embarkasi Aceh dan Surabaya mengalami daya tampung yang kurang, namun demikian hal tersebut telah diantisipasi kemungkinan terjadinya dampak negatif akibat bertambahnya kuota haji. Penyelenggaraan ibadah haji di Arab Saudi juga mengalami dampak akibat bertambahnya kuota. Diantaranya, pelayanan akomodasi yang berada di Mina mengalami kekurangan tenda dan toilet karena besarnya jumlah jemaah. Pelayanan katering mengalami kesulitan dalam hal distribusi karena kondisi jalan yang macet. Kemudian pelayanan transportasi di Arab Saudi mengalami keterlambatan karena bertambahnya jemaah situasi dan kondisi jalan sangat crowded. Kata Kunci : Dampak Kebijakan, Kuota Haji, Pelayanan Jemaah Haji
Description: ix, 97 hlm,; 29 cm
metadata.dc.description.uri: --
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/49048
ISSN: --
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File SizeFormat 
MUHAMMAD FAHRUL F-FDK.pdf6.53 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.