Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/48735
Title: Konstruksi Pemberitaan Kewarganegaraan Ganda Arcandra Tahar Pada Mediaindonesia.Com Dan Republika.Co.Id
Other Titles: --
Authors: Qoribatul Choiriyah
Advisors: Ade Masturi
Keywords: Kewarganegaraan ganda;Framing;Arcandra Tahar
Issue Date: 14-Jun-2017
Publisher: Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
Series/Report no.: --;--
Abstract: Penelitian ini dilatarbelakangi dengan perombakan kabinet atau reshuffle jilid dua. Dalam perombakan kabinet tersebut terdapat beberapa nama menteri yang diganti dengan nama baru. Salah satunya yaitu Archandra Tahar yang menggantikan Sudirman Said sebagai Menteri Energi Sumber Daya Mineral. Baru beberapa hari menjabat Archandra Tahar dikabarkan memiliki kewarganegaraan ganda. Hal tersebut menimbulkan pro dan kontra mengenai status kewarganegaraan Archandra Tahar. Publik mempertanyakan jiwa nasionalisme Arcandra Tahar karena Ia memiliki kewarganegaraan asing. Dalam penelitian ini penulis menitikberatkan pembahasan mengenai analisis framing pemberitaan kewarganegaraan ganda Arcandra Tahar pada Mediaindonesia.com dan Republika.co.id. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: Bagaimanakah bingkai pemberitaan kewarganegaraan ganda Arcandra Tahar di mediaindonesia.com pada 16 Agustus – 17 September 2016? Bagaimanakah bingkai pemberitaan kewarganegaraan ganda Arcandra Tahar di republika.co.id pada 16 Agustus – 17 September 2016? Apa perbedaan dan persamaan kedua media tersebut dalam membingkai berita tersebut? Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori framing pemberitaan model Zhongdan Pan dan Gerald M. Kosicki. Metodelogi yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivis dengan pendekatan kualitatif, sifat penelitian deskriptif dan komparatif, dan teknik pengumpulan yang digunakan peneliti ialah analisis teks, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa kedua media online ini mempunyai sudut pandang yang berbeda dalam memberitakan kasus kewarganegaraan Arcandra Tahar. Mediaindonesia.com menilai bahwa Arcandra memiliki nasionalisme yang kuat karena terbukti Ia lebih memilih meninggalkan Amerika dan kembali ke Indonesia untuk membangun sektor migas di Indonesia. Republika.co.id mengkritik pemerintah yang dinilai tidak ketat saat mengangkat seorang menteri sehingga membuat kesalahan dengan memilih Arcandra Tahar yang ternyata nasionalismenya bermasalah. Keyword: Kewarganegaraan ganda, Arcandra Tahar, Framing
Description: viii 89 hlm,; 26 cm
metadata.dc.description.uri: --
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/48735
ISSN: --
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File SizeFormat 
QORIBATUL CHOIRIYAH - FDK.pdf2.79 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.