Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/48731
Title: Praktik Jurnalisme Damai Dalam Pembingkaian Berita Konflik Poso Iii Antarumat Islam Dan Kristen Di Harian Umum Republika
Other Titles: --
Authors: Dimas bagus laksono
Advisors: Rulli Nasrullah
Keywords: Perdamaian;Robert N. Entmen;Kristen
Issue Date: 24-Jul-2017
Publisher: Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
Series/Report no.: --;--
Abstract: Media sangat berperan penting dalam pembentukan opini publik. Apa yang ditampilkan media secara otomatis mengkonstruksi pola pikir masyarakat. Ketika suatu pemberitaan di media tidak memberi kebaikan untuk masyarakat misalnya, karena cara pemberitaannya yang kurang mempertimbangkan bagaimana menyelesaikan konflik, atau malah cara pemberitaan itu berpotensi membuat konflik jadi semakin berkepanjangan maka di situ muncul jurnalisme damai (peace journalism). Yaitu, upaya mengembalikan jurnalisme ke ruh atau tujuan dasarnya, yaitu kepentingan publik. Perdamaian dan berakhirnya konflik adalah kepentingan publik. Berdasarkan permasalahan di atas, penulis tertarik untuk menganalisis praktik Jurnalisme Damai dan praktik analisis framing Robert Ethmen, pada berita Konflik Poso III antaraumat Islam dan Kristen di Harian Umum Republika Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Jurnalisme Damai yang digagas oleh Johan Galtung pada tahun 1970-an. Teori ini menyatakan bahwa Jurnalisme Damai, sebagai usaha besar dalam mendefinisikan ulang dan merekonstruksi ulang tujuan jurnalis dalam peliputan konflik. Secara singkat TRANSCEND Media Service merumuskan Jurnalisme Damai sebagi praktik jurnalisme yang menunjukan latar belakang dan sisi kontekstual konflik; mendengarkan semua pihak; mengungkapkan agenda terselubung; menyoroti ide-ide dan inisiatif perdamaian dari mana pun dan kapan pun. Metodologi yang digunakan adalah analisis framing Robert N. Entmen, konsep framing Entmen digunakan untuk menggambarkan proses seleksi dan menonjolkan aspek tertentu dari realitas oleh media. Dengan pendekatan kualitatif yang memusatkan perhatian pada prinsip-prinsip umum yang mendasariperwujudan sebuah makna dari gejala-gejala social didalam masyarakat. Hasil analisis menunjukan bahwa Republika menampilkan Kasus Poso III sebagai konflik antarumat Islam dan Kristen. Republika cenderung berat sebelah dalam segi penyajian berita. Dimana, selalu menampilkan frame, jika umat Islam adalah korban, dan umat Kristen adalah tersangka yang harus bertanggung jawab atas konflik yang sudah terjadi selama beberapa periode tersebut. Hal ini, diperkuat dari empat berita yang dianalisis oleh peneliti, dimana hampir sebagain besar berita yang menyangkut umat Islam, Republika selalu menuliskan dengan lengkap penyebab kejadian, narasumber, hingga korban yang jatuhpun diuraikan secara detail. Hal ini, kemudian berbanding terbalik dengan frame berita Republika terhadap umat Kristen, padahal pada kasus Poso III kedua belah pihak sama-sama dirugikan. Namun, dari segi pemberitaan, Republika selalu menampilkan frame umat Islam-lah yang paling dirugikan atas kasus tersebut Kata Kunci: Perdamaian, Robert N. Entmen, Kristen
Description: vii 122 hlm,; 26 cm
metadata.dc.description.uri: --
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/48731
ISSN: --
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File SizeFormat 
DIMAS BAGUS LAKSONO - FDK.pdf3.39 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.