Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/48284
Title: Pendidikan Tauhid di Dalam Keluarga (Kajian Tafsir Qs. Ash-Shaffat Ayat 100-110)
Authors: Rachma Meviliyanti
Advisors: Abdul Ghofur
Keywords: Kata Kunci : Pendidikan Tauhid, Keluarga, Nabi Ibrahim.;Kata Kunci : Pendidikan Tauhid, Keluarga, Nabi Ibrahim.
Issue Date: 31-Oct-2019
Publisher: Jakarta: FITK UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Abstract: Pengaruh keluarga mulai melemah karena perubahan sosial, politik, dan budaya. Keluarga telah kehilangan fungsinya dalam pendidikan, karena kurangnya pemahaman pendidikan tauhid yang diajarkan dan dibentuk sejak dini kepada anaknya, serta belum adanya kesadaran orang tua tentang pendidikan tauhid dalam keluarga. Pendidikan tauhid merupakan proses pemberian bimbingan kepada anak agar ia menjadi jiwa tauhid yang kuat dan mantap dan memiliki tauhid yang baik dan benar. Tauhid merupakan bagian utama dan pertama yang harus ditanam secara utuh dan integral dalam diri manusia, sebab dari konsep tauhid inilah kita akan memulai perumusan hakikat dan tujuan pendidikan Islam, sebagaimana yang diinginkan al-Qur’an agar manusia mengabdi kepada Allah dengan cara menjalankan semua perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Bila dihubungkan masalah tauhid dengan al-Qur’an maka akan banyak ayat yang berhubungan dengan tauhid, karena al-Qur’an adalah kitab tauhid terbesar dan terlengkap umat Islam. Dan jika difokuskan masalah tauhid dengan Nabi Ibrahim, dapat dilihat dalam qs.ash-shaffat ayat 100-110. Sosoknya yang luar biasa yang dapat mendidik anak-anaknya menjadi jiwa-jiwa teguh terhadap agama Allah dapat kita teladani dan mengambil pelajaran dari kejadian tersebut. Dalam ayat tersebut dapat direnungkan betapa besar perjuangan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail dalam menjalankan perintah Allah. Dalam tulisan ini akan diuraikan seperti apa para ulama memaknai qs. ash-shaffat ayat 100-110. Pendapat-pendapat para ahli tentang pendidikan tauhid dalam ayat tersebut. Pentingnya pendidikan tauhid bagi orang tua adalah karena orang tua merupakan panutan dalam keluarga dan mempunyai tanggung jawab atas anak-anaknya. Orang tua yang dapat memberikan pendidikan tauhid kepada anaknya akan dapat membentuk karakter anak menjadi anak yang bukan hanya taat pada dirinya namun kepada Allah Subhanahuwata’ala.
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/48284
Appears in Collections:Artikel

Files in This Item:
File SizeFormat 
RACHMA MEVILIYANTI-FITK.pdf6.04 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.