Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/47827
Title: Konsep pendidikan akhlak menurut syāikh muhammad syākir dibandingkan dengan konsep k.h. bisri mustofa dalam kitab waşāyā al-ābā’ lil abnā’
Authors: AL FAQIH
Advisors: Akhmad Sodiq
Keywords: Konsep;Pendidikan;Akhlak;Syaikh Muhammad Syakir;K.H. Bisri Mustofa;Waşāyā Al-Ābā’ Lil Abnā
Issue Date: 2-Sep-2019
Publisher: Jakarta : FITK UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Abstract: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui konsep pendidikan akhlak dalam kitab Waşāyā Al-Ābā’ Lil Abnā’ yang ditulis oleh Syaikh Muhammad Syakir yang dibandingkan dengan konsep pendiidkan akhlak pada kitab yang memiliki judul yang sama yaitu Waşāyā Al-Ābā’ Lil Abnā’ namun ditulis oleh ulama Nusantara yaitu K.H. Bisri Mustofa. Oleh karena itu, penelitian ini menjadi penelitian yang bersifat studi komparasi. Penelitian ini menggunakan metode library reserch, yaitu teknik pengumpulan data dengan mengadakan studi penelaahan terhadap buku buku, literatur-literatur, catatan-catatan, dan laporan-laporan yang ada hubungannya dengan masalah yang dipecahkan yaitu mendayagunakan sumber informasi yang terdapat diperpustakaan dan informasi lainnya, prosedur penelitiannya yaitu: peneliti mencari kitab Waşāyā karya Syāikh Muhammad Syākir dan karya K.H. Bisri Mustofa, kemudian membacanya dan menemukan poin-poin terpenting, selanjutnya, dan terakhir, peneliti menelaahnya untuk menjawab permasalahan yang dibahas oleh peneliti, yakni mengenai konsep pendidikan akhlak menurut Syāikh Muhammad Syākir dibandingkan dengan konsep pendidikan akhlak menurut K.H. Bisri Mustofa dalam kitab Waşāyā Al-Ābā’ Lil Abnā’. Dalam kitab Waşāyā Al-Ābā’ Lil Abnā’ baik karya Syaikh Muhammad Syakir dengan karya K.H. Bisri Mustofa terkandung konsep pendidikan akhlak yang memiliki persamaan dan perbedaannya. Diantara persamaannya adalah kedua kitab tersebut menekankan akhlak syukur dalam konsep berakhlak kepada Allah waau disampaikan dengan cara yang berbeda. Adapun perbedaannya yang cukup signifikan adalah saat membahas konsep berakhlak kepada diri sendiri, pasalnya Washaya Syaikh Muhammad Syakir menyinggung konsep akhlak ini lebih dalam karena poin yang terkandungnya lebih dalam dari Washaya K.H. Bisri Mustofa. Berikut adalah poin yang disingung Washaya Syaikh Muhammad Syakir: adab mengambil makanan, adab mejaga waktu salat, adab berada didalam masjid, berperilaku jujur, menjaga muru’ah, menghindari ghibah dan namimah. Pada Washaya K.H. Bisri Mustofa aspek yang dikaji yaitu: menjaga kebersihan diri, disiplin, mandiri, menjaga kesehatan diri sendiri, mengembangkan potensi diri sendiri.
Description: IX, 101
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/47827
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File SizeFormat 
AL FAQIH-FITK.pdf6.11 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.