Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/47707
Title: Pengaruh Pelayanan Konseling Terhadap Penyelesaian Konflik Pernikahan Di Badan Penasihatan Pembinaan Dan Pelestarian Perkawinan (BP4) Kota Jakarta Selatan
Other Titles: --
Authors: Umu Maulidah
Advisors: Daud Effendi
Keywords: elayanan Konseling, Penyelesaian Konflik Pernikahan;Badan Penasihatan Pembinaan dan Pelestarian Perkawinan (BP4)
Issue Date: 21-Mar-2019
Publisher: Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
Series/Report no.: --;--
Abstract: ABSTRAK Umu Maulidah, NIM: 1113052000043 Pengaruh Pelayanan Konseling Terhadap Penyelesaian Konflik Pernikahan di Badan Penasihatan Pembinaan dan Pelestarian Perkawinan (BP4) Kota Jakarta Selatan, di bawah bimbingan Prof. Dr. H. Daud Effendi, AM Perceraian di Indonesia pada tahun 2015-2017 mengalami peningkatan. Tingginya angka perceraian tidak lepas dari faktor konflik yang terjadi dirumah tangga. Jika seseorang tidak dapat menyelesaikan masalahnya seorang diri, maka dia membutuhkan orang lain untuk membantunya. BP4 adalah sebuah lembaga yang membantu menangani konflik suami istri melalui konseling. Konseling akan efektif apabila dilakukan dengan cara yang tepat, sehingga bisa menjadi pendorong suami isteri untuk berdamai. Konseling adalah hubungan tatap muka yang bersifat rahasia, penuh dengan sikap penerimaan (afektif) dan pemberian kesempatan dari konselor kepada klien. Konselor menggunakan pengetahuan (kognitif) dan keterampilannya untuk membantu klien mengatasi masalah-masalah. Sedangkan Penyelesaian Konflik Pernikahan adalah kumpulan respon atau sejumlah tingkah laku yang digunakan oleh individu ketika menghadapi konflik dengan pasangannya. Metodologi penelitian ini adalah metodologi kuantitatif dengan rumusan masalah assosiatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampel jenuh dengan 30 responden. Analisis data menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik dan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian pada uji t menunjukkan bahwa kedua pelayanan konseling aspek kognitif dan afektif berpengaruh signifikan terhadap penyelesaian konflik pernikahan. Aspek kognitif mempunyai nilai t sebesar 0,137 dan aspek afektif mempunyai nilai t sebesar 0,361. Sedangkan hasil uji F menunjukkan pelayanan konseling aspek kognitif dan afektif secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap penyelesaian konflik pernikahan sebesar 44,2 % dan sisanya 55,8 % dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dijelaskan oleh penelitian ini. Kata Kunci: Pelayanan Konseling, Penyelesaian Konflik Pernikahan, Badan Penasihatan Pembinaan dan Pelestarian Perkawinan (BP4)
Description: xiv, 127 hlm,; 26 cm.
metadata.dc.description.uri: --
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/47707
ISSN: --
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File SizeFormat 
UMU MAULIDAH-FDK.pdf9.78 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.