Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/47706
Title: Peran Pembimbing Agama Dalam Therapeutic Community Pada Korban Penyalahgunaan Napza Di Balai Rehabilitasi Sosial Korban Penyalahgunaan Napza (BRSKPN) “Galih Pakuan” Bogor
Other Titles: --
Authors: Sifa Fauziah
Advisors: Nasichah
Keywords: Pembimbing Agama;Therapeutic Community, Peran.
Issue Date: 25-Mar-2019
Publisher: Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
Series/Report no.: --;--
Abstract: ABSTRAK Sifa Fauziah, 1112052000025, Peran Pembimbing Agama Islam dalam Therapeutic Community pada Korban Penyalahgunaan Napza di Balai Rehabilitasi Sosial Korban Penyalahgunaan Napza (BRSKPN) Galih Pakuan - Bogor. Pembimbing Dra. Nasichah, MA. Kesadaran dan pengetahuan masyarakat terhadap dampak yang ditimbulkan dari penyalahgunaan napza masih kurang, hal ini menyebabkan semakin banyak yang mengalami penyimpangan perilaku, mulai dari ketidakstabilan emosi, tidak mampu mengendalikan diri bahkan merusak sel-sel saraf otak hingga menyebabkan kematian. Upaya penanganan terhadap penyalahguna napza secara psikologis penting dilakukan untuk memberikan pemahaman dan meningkatkan perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai agama dan norma yang ada dimasyarakat. Penelitian ini menggunakan teori Therapeutic Community yang merupakan salah satu model terapi dimana sekelompok individu hidup dalam satu lingkungan yang berupaya mengenal diri sendiri serta belajar menjalani kehidupan berdasarkan prinsip-prinsip hubungan antar individu, sehingga mampu merubah perilaku yang dapat diterima oleh masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan meode deskriptif. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan metode analisis data menggunakan analisis data kualitatif yakni berupa narasi menelaah data dari hasil wawancara, observasi dan dokumentasi, reduksi data dan display data. Hasil penelitian yang telah peneliti lakukan menunjukan bahwa peran pembimbing agama Islam pada BRSKPN Bogor sudah dapat merubah tingkah laku, psikologis, mengembangkan intelektual serta pengembangan mental spiritual. Peneliti juga menemukan bahwa faktor pendukung pelaksanaan program yakni SDM yang memiliki pengetahuan tentang materi yang diberikan, sarana dan prasarana sudah memadai dan antusias residen. Sedangkan faktor penghambat program yaitu kekurangan jumlah pembimbing agama dan waktu pelaksanaan serta pembimbing agama yang memiliki aktifitas lain di luar panti. Kata Kunci : Pembimbing Agama, Therapeutic Community, Peran.
Description: iv, 136 hlm,; 26 cm.
metadata.dc.description.uri: --
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/47706
ISSN: --
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File SizeFormat 
SIFA FAUZIAH-FDK.pdf6.28 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.