Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/47678
Title: UJI BIODISTRIBUSI ANTIBODI 99mTc-IOR ANTI CEA
Authors: Muhammad Yanis Musdja
Keywords: SIMPOSIUM NASIONAL XVII KIMIA BAHAN ALAM INDONESIA;Presentasi Oral
Issue Date: 15-Nov-2007
Publisher: Universitas Riau, Pekanbaru
Series/Report no.: Kumpulan Abstrak Kongres VIII HIMPUNAN KIMIA BAHAN ALAM INDONESIA;Seminar Nasional Universitas Riau Pekanbaru
Abstract: Uji Biodistribusi Radiofarmaka 99mTc- IOR Anti CEA. Telah dilakukan uji biodistribusi radiofarmaka 99mTc- IOR Anti CEA terhadap mencit putih. Radiofarmaka 99mTc- IOR Anti CEA disiapkan dengan cara menggunakan 2-merkaptoetanol untuk mereduksi IOR Anti CEA dalam perbandingan molar anti CEA : 2- merkaptoetanol (1:2000). IOR Anti CEA hasil reduksi dimurnikan melalui kolom PD-10 dan selanjutnya dilakukan pembuatan kit dengan teknik pengeringan dingin. Kedalam satu vial kit anti CEA yang mengandung 0,108 mg IOR Anti CEA ditambahkan larutan kit pirofosfat sebagai “transchelating agent atau intermediate ligand” kemudian ditambahkan 500 ml larutan teknesium-99m (15 mCi). Kemurnian radiokimia hasil penandaan diperoleh lebih besar dari 93%. Kemudian radiofarmaka 99mTc- IOR Anti CEA disuntikkan melalui pembuluh intra vena ekor mencit. Setelah satu jam dan tiga jam dari saat penyuntikan dilakukan pembedahan. Hasil persentase aktivitas per gram organ untuk satu jam dan tiga jam didapatkan tertinggi pada darah, hati dan kolon dengan hasil 0,688% pada darah, 0,821% pada hati dan 0,561 % pada kolon setelah 1 jam penyuntikan serta 0,34 % pada darah, 0,381% pada hati dan 0,495% pada kolon setelah penyuntikan 3 jam. BIODISTRIBUTION TEST OF 99mTc- IOR ANTI CEA ANTIBODY: Biodistribution test of 99mTc IOR anti CEA radiopharmaceuticals has been done on balb/mice. Preparation of 99mTc- IOR Anti CEA radiopharmaceutical was carried out by using 2-mercaptoethanol for reduce IOR Anti CEA with molar ratio between 2-mercapthoethanol and IOR Anti CEA at 2000 : 1. The reduced IOR Anti CEA was purified by pouring the solution on to PD-10 column and then dried by using freeze dryer. to a vial containing 0,108 mg of IOR Anti CEA was added pyrophosphate kit solution as a trans-chelating agent or intermediate ligand and 500μl of technetium-99m (15 mCi) . The radiochemical purity measurement show that 99mTc IOR anti CEA more than 93%. Then 99mTc- IOR Anti CEA radiopharmaceutical was injected through intra venous the tail of mice. The mice was sacrificed after 1 and 3 hours after injection. The higher bio-distribution has been found on blood, heart and gut with the result 0,688% in blood 0,821% in heart and 0,561 % in large intestine after 1 hour from injection then 0,34 % in blood, 0,381% in heart and 0,495% in large intestine after 3 hours from injection.
Description: Sediaan radiofarmaka 99mTc-IOR Anti CEA disuntikkan melalui pembuluh intra vena ekor mencit. Setelah satu jam dan tiga jam dari saat penyuntikan dilakukan pembedahan. Hasil persentase aktivitas per gram organ untuk satu jam dan tiga jam didapatkan tertinggi pada darah, hati dan kolon dengan hasil 0,688% pada darah, 0,821% pada hati dan 0,561 % pada kolon setelah 1 jam penyuntikan serta 0,34 % pada darah, 0,381% pada hati dan 0,495% pada kolon setelah penyuntikan 3 jam
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/47678
Appears in Collections:Prosiding Workshop/Lokakarya/Seminar



Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.