Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/47112
Title: Analisis Semiotik Makna Syirik Dalam Film Khurafat
Other Titles: --
Authors: Waqid Setyo Budi Utomo
Advisors: M.Yakub
Keywords: Semiotik, Makna;Syirik, Film, Khurafat.
Issue Date: 22-Feb-2019
Publisher: Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
Series/Report no.: --;--
Abstract: Analisis Semiotik Makna Syirik Dalam Film Khurafat Film merupakan media komunikasi yang sampai saat ini masih menjadi media efektif dalam menyampaikan pesan dan memberikan pengaruh kepada masyarakat luas. Film menampilkan penggambaran adegan yang mengandung berbagai macam pesan, baik itu pesan moral, sosial, budaya hingga pesan-pesan dakwah keagamaan. Film Khurafat merupakan film bergenre horor pertama karya Syamsul Yusof. Film Khurafat merupakan film yang mendapat nominasi sebagai film dengan skenario terbaik, kisah asli terbaik, dan pengeditan terbaik diajang Festival Film Malaysia ke 24 pada tahun 2011. Film yang menceritakan tentang keluarga yang terus mendapatkan teror atau gangguan makhluk gaib akibat perjanjiannya dengan dukun. Seperti film horor pada umumnya, identik dengan adegan-adegan seram. Namun, film ini berbeda dengan film horor Indonesia yang identik dengan adegan yang berbau pornografi. Di film ini, justru menampilkan adegan yang harus dihindari dan dilarang dalam ajaran agama Islam. Berdasarkan latar belakang di atas, maka telah dirumuskan pertanyaan penelitian diantaranya bagaimana makna denotasi, konotasi, dan mitos yang terdapat dalam film Khurafat? Metodologi penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivisme dan pendekatan kualitatif. Sedangkan metode yang digunakan adalah analisis semiotik Roland Barthes. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan dokumentasi. Dalam analisis semiotik Roland Barthes, makna denotasi merupakan makna nyata yang ditampilkan oleh penanda terhadap objek. Makna konotasi merupakan kunci dalam analisis semiotika Roland Barthes, dimana tanda memiliki makna tambahan atau makna lain dari makna yang ditampilkan. Pembaca atau penonton merupakan elemen penting dalam memaknai tanda karena diikuti denggan ideologi dan keyakinan masing-masing. Sedangkan mitos adalah bagaimana kebudayaan memaknai tentang realitas yang ditampilkan oleh tanda tersebut. ii Temuan dari hasil penelitian ini menampilkan beberapa tanda dan makna yang terdapat dari kelima scene dalam film Khurafat. Peneliti telah menemukan makna syirik yang terletak pada beberapa scene yang diperankan oleh para tokoh atau pemain dalam film Khurafat, diantaranya bersekutu dengan syaitan atau jin, mempercayai dukun, dan melakukan sihir. Dalam agama Islam perbuatan itu termasuk perbuatan syirik karena hal tersebut merupakan perbuatan dosa besar dan akan menjerumuskan manusia dalam kesesatan, serta mendatangkan kerugian dan kemungkaran dalam kehidupannya. Kata kunci: Semiotik, Makna, Syirik, Film, Khurafat.
Description: xiii, 105 hlm,; 26 cm.
metadata.dc.description.uri: --
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/47112
ISSN: --
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File SizeFormat 
WAQID SETYO BUDI UTOMO-FDK.pdf2.16 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.