Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/47028
Title: Agenda Media Terkait Bencana Kesehatan Di Asmat Pada Harian Kompas
Other Titles: --
Authors: Rheza Alfian
Advisors: Bintan Humeira
Keywords: Asmat, Harian Kompas.;Agenda Media, Analisis Isi, Bencana Kesehatan
Issue Date: 14-May-2019
Publisher: Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi Universitas Islam negeri Syarif Hidayatullahi Jakarta
Series/Report no.: --;--
Abstract: Agenda Media Terkait Bencana Kesehatan Di Asmat pada Harian Kompas Bencana kesehatan terjadi di Asmat, Papua. Sejak awal Januari 2018, total sebanyak 76 orang meninggal akibat gizi buruk dan campak. Peristiwa ini pun mendapat perhatian khusus, bahkan sampai ditetapkan menjadi Kejadian Luar Biasa (KLB). Terkait dari sisi pemberitaan, media pun memberikan perhatian khusus. Media cetak maupun online ramai-ramai menjadikan kejadian ini sebagai bahan pemberitaan. Hingga, percakapan mengenai bencana kesehatan di Asmat pun ramai di ruang publik. Salah satu media yang cukup vokal dalam memberitakan bencana kesehatan ialah surat kabar Harian Kompas. Melihat dari uraian di atas, peneliti memunculkan sebuah pertanyaan; “Bagaimana pemberitaan Harian Kompas terkait bencana kesehatan di Asmat?”, “Apakah hanya sekadar memberitakan ada sebuah bencana di Asmat?”, dan “Bagaimana agenda media Harian Kompas terkait bencana kesehatan di Asmat?”, serta “Bagaimana peran sebuah media dalam sebuah bencana?”. Penelitian ini dilakukan dengan melihat pemberitaan Harian Kompas dari bulan Januari 2018 hingga bulan Maret 2018, dengan menggunakan teori agenda media yang merupakan hasil proses pemilahan tentang berita apa yang akan dimuat serta ditonjolkan melalui pemberitan media massa. Metode yang digunakan adalah analisis isi (content analysis) dengan pendekatan kuantitatif yang bersifat deskriptif. Langkah dalam metode analisis isi yaitu menentukan variabel, definisi operasional dan konseptualisasi terkait bencana kesehatan di Asmat. Kemudian berita-berita dalam Harian Kompas dikategorisasikan ke dalam indikator korban yang ditimbulkan akibat gizi buruk dan campak, hal yang menyebabkan bencana kesehatan di Asmat terjadi, bantuan yang diberikan kepada korban bencana kesehatan di Asmat, pengoptimalisasian Otonomi Daerah dalam penanggulangan bencana, hambatan yang dihadapi dalam memberikan bantuan, pentingnya diversifikasi pangan, gambaran umum wilayah Asmat, kondisi Asmat pasca bantuan, dan kebijakan yang harus dilakukan pemerintah pusat untuk penanggulangan bencana. Selanjutnya peneliti menggunakan coding sheet sebagai alat ukur penelitian ini dan menggunakan rumus Holsty (1969). Hasil dari penelitian ini adalah Harian Kompas lebih menonjolkan kategori kategori yang berkaitan tentang mitigasi bencana, seperti hal yang menyebabkan bencana kesehatan di Asmat terjadi, kebijakan yang harus dilakukan pemerintah pusat untuk penanggulangan bencana, bantuan yang diberikan kepada korban bencana kesehatan di Asmat, dan korban yang ditimbulkan akibat gizi buruk dan campak. Hal tersebut dapat dilihat dari dominannya kategori di atas jika dilihat dari frekuensi munculnya kategori, luas kolom dominan, dan penempatan kategori berdasarkan headline dan non headline. Kata Kunci: Agenda Media, Analisis Isi, Bencana Kesehatan, Asmat, Harian Kompas.
Description: xi, 76 hlm,; 26 cm.
metadata.dc.description.uri: --
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/47028
ISSN: --
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File SizeFormat 
RHEZA ALFIAN-FDK.pdf1.61 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.