Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/47012
Title: Pengaruh konformitas kelompok teman sebaya, religiusitas dan kepribadian terhadap kecenderungan penggunaan napza pada remaja
Authors: Marha Ulfia
Advisors: Netty Hartaty
Keywords: konformitas;religiusitas;penggunaan napza;penggunaan napza
Issue Date: 27-Mar-2019
Publisher: Fakultas Psikologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Abstract: Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh konformitas kelompok teman sebaya (normative influence, informational influence), religiusitas, dan kepribadian (neurotisme, openness to experiences, conscientiousness agreeableness, dan extraversion) terhadap kecenderungan penggunaan Napza pada remaja. Populasi dalam penelitian ini ialah remaja rentan usia 15-19 tahun di kota Depok yang berjumlah 121.180 jiwa. Sampel pada penelitian ini sebanyak 321 remeja di Depok yang berusia 12-20 tahun. Alat ukur yang digunakan antara lain, skala kecenderungan penggunaan Napza berdasarkan teori Chaplin, 2003 dan Halgin & Whitbourne, 2010, skala konformitas kelompok teman sebaya berdasarkan teori Taylor, Sear dan Peplau (2007) skala religiusitas menggnakan teori Glock dan Stark (1968), dan skala big five inventory (BFI) yang dikembangkan oleh John (dalam Gosling, et.al, 2003). Uji validitas alat ukur menggunakan teknik confirmatory factor analysis (CFA). Pendekatan penelitian yaitu pendekatan kuantitatif, dengan menggunakan analisis regresi berganda. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan religiusitas, konformitas kelompok teman sebaya (normative influence dan informational influence) dan kepribadian (neurotiscm, openness to experience, consciencetiousness, agreeableness, extraversion) terhadap kecenderungan penggunaan Napza pada remaja (R square = 74.3%, sig = 0,000). Hasil uji hipotesis minor menunjukkan bahwa tedapat tiga variabel yang signifikan mempengaruhi kecenderungan penggunaan Napza pada remaja yaitu informational influence, normative influence, dan neurotic. Implikasi penelitian ini memberikan saran kepada remaja untuk mengontrol pergaulan dan menghindari pertemanan yang memiliki kecenderungan penggunaan Napza. Selanjutnya, disarankan kepada orang tua dan sekolah untuk saling bersinergi membangun komunikasi yang efektif dan membuat program anti Napza, dan mengintensifkan kembali peran bimbingan konseling sebagai upaya untuk memahami kepribadian remaja, permasalahan dan mengontrol pergaulan remaja.
Description: xiv, 103 hlm. ; 29 cm.
metadata.dc.description.uri: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/submit
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/47012
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File SizeFormat 
MARHA ULFIA-FPSI.pdf3.23 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.