Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/46659
Title: Pengaruh model icare (introduction, connect, apply, reflect, extend) terhadap keterampilan berpikir kritis siswa pada materi suhu dan kalor
Authors: Khoirul Abdan
Advisors: Ai Nurlaela
Taufiq Al Farizi
Keywords: Model ICARE;keterampilan berpikir kritis;suhu dan kalor
Issue Date: 5-Aug-2019
Publisher: Jakarta : Fakultas Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan Uin Syarif Hidayatullah
Abstract: Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya keterampilan berpikir kritis siswa pada materi suhu dan kalor yang disebabkan karena kegiatan pembelajaran masih berpusat pada guru sehingga kurang menstimulus dan melatih keterampilan berpikir kritis siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model ICARE terhadap keterampilan berpikir kritis siswa pada materi suhu dan kalor. Penelitian dilaksanakan di SMK Nusantara 02 Kesehatan Ciputat pada bulan April sampai Mei 2019. Sampel diambil secara purposive sampling yang terdiri dari kelas X-2 Keperawatan (kelas eksperimen) dan kelas X-1 Farmasi (kelas Kontrol). Jumlah siswa kedua kelas sama yaitu 16 siswa, total sampel 32 siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi experiment sedangkan nonequivalent control group design digunakan sebagai desain penelitian. Instrumen yang digunakan dalam penelitian yaitu tes uraian sebanyak 11 butir soal berdasarkan sub indikator berpikir kritis Robert H. Ennis, kemudian jawaban siswa dianalisis menggunakan uji parametrik. Adapun uji statisitik yang digunakan adalah uji-T. Hasil pengujian hipotesis dengan paired samples t test pada α = 0,05 diperoleh nilai symp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,01 kesimpulan yang didapat adalah H0 ditolak dan H1 diterima, artinya terdapat perbedaan rata-rata keterampilan berpikir kritis siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Dengan demikian, model pembelajaran ICARE berpengaruh terhadap keterampilan berpikir kritis siswa. Keterampilan berpikir kritis siswa pada kelas eksperimen meningkat lebih tinggi (N-gain 0,59 (sedang)), dibandingkan dengan kelas kontrol (N-gain 0,39 (sedang)). Peningkatan berpikir kritis siswa pada kelas eksperimen masih rendah pada sub indikator mengatur strategi yang logis (N-gain 0,20), diperlukan praktikum yang sesuai dengan indikator soal pada tahapan apply.
Description: xii, 249
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/46659
Appears in Collections:Artikel

Files in This Item:
File SizeFormat 
KHOIRUL ABDAN-FITK.pdf1.83 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.