Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/46628
Title: Kritik Sosial dalam Naskah Drama Obrog Owok-Owok Ebreg Ewek-Ewek Karya Danarto dan Implikasinya pada Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia
Authors: Chitra Nur Imaniar
Advisors: Rosida Erowati
Keywords: Kritik sosial;Obrog Owok-Owok Ebreg Ewek-Ewek;Bahasa dan Sastra Indonesia
Issue Date: 29-Apr-2019
Publisher: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Syarif Hidayatulllah
Abstract: Karya sastra memiliki kecenderungan untuk mencerminkan kondisi sosial masyarakat yang dipotretnya. Oleh karena itu jika didalamnya terdapat kritik sosial, hal ini menandakan bahwa karya sastra tersebut menyikapi sebuah fenomena sosial. Naskah drama Obrog Owok-Owok Ebreg Ewek-Ewek Karya Danarto merupakan salah satu naskah drama yang mengandung kritik sosial di dalamnya. Dengan demikian peneliti menggunakan naskah tersebut sebagai objek penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) merepresentasikan kritik sosial masa orde baru; (2) mengimplikasikannya ke dalam pengajaran Bahasa dan Sastra Indonesia di sekolah. Pendekatan yang digunakan sosiologi sastra yaitu pendekatan yang berupaya mengungkapkan hubungan antara karya sastra dengan kehidupan sosial masyarakat. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat enam kritik sosial yang dikritik pengarang antara lain: (1) Kritik masalah politik terhadap Undang-Undang Permusikan, (2) Kritik masalah pendidikan terhadap rendahnya kreativitas dan mahasiswa yang tidak tahan kritik, (3) Kritik masalah agama terhadap kebobrokan iman, (4) Kritik masalah sosial budaya terhadap perseturuan antara budaya tradisi dan budaya modern, (5) Kritik masalah teknologi terhadap alat mengamen pengamen modern dan konvensional, (6) Kritik masalah moral terhadap keserakahan, penipuan, kebiasaan hidup satu atap tanpa hubungan pernikahan, dan poligami yang ada di masyarakat.Karya sastra memiliki kecenderungan untuk mencerminkan kondisi sosial masyarakat yang dipotretnya. Oleh karena itu jika didalamnya terdapat kritik sosial, hal ini menandakan bahwa karya sastra tersebut menyikapi sebuah fenomena sosial. Naskah drama Obrog Owok-Owok Ebreg Ewek-Ewek Karya Danarto merupakan salah satu naskah drama yang mengandung kritik sosial di dalamnya. Dengan demikian peneliti menggunakan naskah tersebut sebagai objek penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) merepresentasikan kritik sosial masa orde baru; (2) mengimplikasikannya ke dalam pengajaran Bahasa dan Sastra Indonesia di sekolah. Pendekatan yang digunakan sosiologi sastra yaitu pendekatan yang berupaya mengungkapkan hubungan antara karya sastra dengan kehidupan sosial masyarakat. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat enam kritik sosial yang dikritik pengarang antara lain: (1) Kritik masalah politik terhadap Undang-Undang Permusikan, (2) Kritik masalah pendidikan terhadap rendahnya kreativitas dan mahasiswa yang tidak tahan kritik, (3) Kritik masalah agama terhadap kebobrokan iman, (4) Kritik masalah sosial budaya terhadap perseturuan antara budaya tradisi dan budaya modern, (5) Kritik masalah teknologi terhadap alat mengamen pengamen modern dan konvensional, (6) Kritik masalah moral terhadap keserakahan, penipuan, kebiasaan hidup satu atap tanpa hubungan pernikahan, dan poligami yang ada di masyarakat.
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/46628
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
ABSTRAK.pdf248.91 kBAdobe PDFView/Open
Chitra Nur Imaniar_1112013100005 (UPLOAD PT).pdf2.32 MBAdobe PDFView/Open
Chitra Nur Imaniar_1112013100005.pdf4.95 MBAdobe PDFView/Open
CHITRA NUR IMANIAR-FITK.pdf5.05 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.