Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/46379
Title: Hubungan luar negeri Australia dengan Indonesia pasca kasus penyadapan Tahun 2013
Authors: Muhammad Ridwan Farraisy
Advisors: Robi Sugara
Keywords: hubungan luar negeri; penyadapan; diplomasi; democratic peace theory
Issue Date: 15-May-2019
Publisher: FISIP UIN Jakarta
Abstract: Skripsi ini menganalisis tentang hubungan Luar Negeri Australia dengan Indonesia pasca kasus penyadapan tahun 2013. Pasca kasus penyadapan yang dilakukan oleh pemerintah Australia, hubungan Luar Negeri antara Australia dengan Indonesia terancam. Hal itu dibuktikan dengan diputusnya beberapa kerjasama dalam beberapa bidang antara Australia dan Indonesia hingga penarikan Duta Besar Indonesia untuk Australia Najib Riphat Kesoema. Kasus penyadapan Australia terhadap Indonesia berawal dari dokumen rahasia yang dibocorkan oleh Edward Snowden pada 2013. Edward Snowden merupakan mantan agen rahasia Amerika Serikat yang bekerja pada National Security Agency (NSA) dan membocorkan datadata Central Intelligence Agency (CIA). Nama-nama orang penting yang disadap teleponnya di Indonesia antara lain Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono beserta istrinya Kristiani Herawati, Wakil Presiden Boediono, mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla, dan beberapa pejabat penting lainnya. Dengan adanya kasus ini, maka hubungan luar negeri antara Australia dan Indonesia menjadi bahan pertanyaan. Maka penelitian dalam skripsi ini adalah untuk menjawab bagaimana hubungan luar negeri Australia dan Indonesia pasca kasus penyadapan 2013. Melalui metode penelitian kualitatif skripsi ini akan menjawab pertanyaan tersebut dengan menggunakan teori dan konsep Hubungan Internasional seperti konsep diplomasi dan democratic peace theory. Dari hasil analisis dengan menggunakan kerangka teori tersebut dapat disimpulkan bahwa hubungan luar negeri Australia dan Indonesia berjalan normal kembali setelah terjadinya negosiasi dan pembuatan Code of Conduct atau tata perilaku dan aspek hubungan bilateral kedua Negara yang menganut demokrasi akan menghindari konflik yang berkepanjangan atau yang bisa menimbulkan perang.
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/46379
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File SizeFormat 
MUHAMMAD RIDWAN FARRAISY-FISIP.pdf1.98 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.