UIN Repository
 

Institutional Repository UIN Syarif Hidayatullah Jakarta >
05 Fakultas Ilmu Dakwah dan Komunikasi >
0510 Komunikasi dan Penyiaran Islam >
Skripsi >

Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/4611

Title: Peran televisi dalam peningkatan elektabilitas calon presiden (studi kasus pada Pemilu presiden RI 2009)
Advisor: Dr. Arief Subhan, Ma.
Authors: Putra, Dedy Kurnia Syah
Issue Date: 5-Oct-2012
Publisher: Uin Syarif Hidayatullah.Fakultas Dakwah Dan Komunikasi
Series/Report no.: 0110-04-5437;2338 KPI d
Abstract: Televisi adalah bagian dari media massa yang memiliki rating tertinggi dan berperan penting dalam mempengaruhi understanding construction pemirsa atas suatu realitas. Proses permasive yang terjadi dalam televisi dapat menghasilkan teori baru yang disebut sebagai sublimatted messages atau sebuah hasil dari proses transformasi pesan yang terus menerus diterima oleh khalayak dapat menyebabkan pesan tersebut mengendap dalam memori khalayak. Sehinga efek yang ditimbulkan oleh televisi menjadi kuat. Dalam kaitannya dengan elektabilitas, televisi memiliki andil yang cukup besar. Beberapa teori media massa sepaham dengan teori agenda setting. Di mana teori tersebut menjelaskan adanya faktor media dalam sebuah pembentukan karakter penerima pesan termasuk dalam perumusan elektabilitas. Setidaknya televisi menjadi penting melihat mayoritas penerima pesan adalah khalayak yang berperan dalam peningkatan rating televisi. Melihat latar belakang masalah yang penulis tawarkan, setidaknya ada beberapa hal yang akan membatasi rumusan permasalahan skripsi ini. Pertama, bagaimana media televisi meng-konstruksi ulang pemahaman elektabilitas terhadap pasangan calon peserta pemilu. Kedua, seberapa besar pengaruh media televisi terhadap peningkatan elektabilitas para peserta pemilu. Dua pokok pembatasan tersebut yag akan penulis gunakan sebagai acuan penulisan karya ilmiah ini. Sehingga bahasan yang tertuang nantinya menjadi fokus dan tidak keluar dari tema. Membincang tentang peneletian media effect yang dilakukan oleh Lilleker, setidaknya penulis menaruh perhatian terhadap hasil penelitian tersebut. Dalam catatannya, Lilleker membagi dua bahasan mengenai marketing politik. Pertama dalam koridor political theory yang menyatakan elektabilitas terbangun karena adanya sentuhan penerpan teoritis. Kedua adalah politician itu sendiri. Kedua fungsi teori tersebut mengambarkan sebuah sinkronisasi peran marketing politik. Penelitian tentang pengaruh televisi telah dimulai pada tahun 1962, pada saat itu televisi mampu menarik perhatian seluruh warga Amerika Serikat ketika presiden John F. Kennedy berbicara di depan kamera dan mengatakan kepada bangsa Amerika bahwa negaranya sedang berada dalam persaingan nuklir dengan Uni Soviet. Warga berkumpul mendukung keputusan presiden untuk memblokade kuba jika Uni Soviet tidak menarik rudal balistik yang dipasang secara diam-diam di sana. Di Indonesia, pemilihan umum tahun 2009 merupakan bukti keberhasilan televisi dalam meningkatkan popularitas sekaligus elektabilitas pasangan calon presiden dan wakilnya. Terhitung sejak kemunculan beberapa iklan politik di televisi menuai hasil yang memuaskan. Keadaan itu adalah proses ciptaan televisi yang memiliki kekuasaan merubah mindset pemirsa, baik melalui jalan iklan politik maupun publisitas.
Description: v, 86 hal.; 28 cm.
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/4611
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:

There are no files associated with this item.

Items in UIN Repository are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.