Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/45825
Title: Kemampuan Interaksi Sosial Antar Individu Dengan Individu Yang Lain Di Panti Sosial Bina Insan (Psbi ) Bangun Daya Ii Ceger – Cipayung
Other Titles: ==
Authors: Nila Mahmudah
Advisors: Rini laili Prihatini
Keywords: Terapi Aktifitas Kelompok Sosialisasi;Kemampuan Interaksi Sosial
Issue Date: 17-Apr-2013
Publisher: Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
Series/Report no.: --;--
Abstract: Pengaruh Terapi Aktivitas Kelompok Sosialisasi (TAKS) Terhadap Kemampuan Interaksi Sosial Antar Individu Di Panti Sosial Bina Insan (PSBI) Bangun Daya II Ceger-Cipayung Kemiskinan pada dasarnya merupakan salah satu bentuk problema yang muncul dalam kehidupan masyarakat, khususnya masyarakat di Negara berkembang. Masalah kemiskinan ini menuntut adanya upaya pemecahan masalah secara berencana, terintegrasi dan menyeluruh dalam waktu yang singkat. Upaya pemecahan kemiskinan tersebut sebagai upaya untuk mempercepat proses pembangunan yang selama ini sedang dilakukan. Terkait dengan kemiskinan yang kian hari kian mengingat kemudian tantangan kehidupan semakin berkembang dan mempengaruhi faktor stresor dikarenakan oleh ketidakmampuan penyesuaian diri dengan keadaan situasi di sekitarnya mengakibatkan mereka tertinggal pada perubahan sosial serta tidak memiliki kemampuan dan keterampilan dalam pengembangan diri, maka mengakibatkan kesehatan jiwa mereka terganggu. Terjadinya gangguan ini dipengaruhi oleh faktor predisposisi yang artinya kecenderungan khusus ke arah suatu keadaan atau perkembangan tertentu. Untuk mengatasi gangguan interaksi pada klien gangguan jiwa. Terapi Aktivitas Kelompok Sosialisasi sangat efektif dalam mengubah perilaku karena di dalam kelompok terjadi interaksi yang satu dengan yang lain dan saling mempengaruhi. Dalam kelompok akan terbentuk satu sistem sosial yang saling berinteraksi dan menjadi tempat klien berlatih prilaku baru yang adaptif untuk memperbaiki perilaku lama yang maladaptif. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui dan menganalisis tingkat pengaruh terapi kelompok sosialisasi terhadap kemampuan interaksi sosial individu dengan individu Warga Bina Sosial serta untuk mengetahui dan menganalisis faktor penentu keberhasilan Terapi Aktifitas Kelompok Sosialisasi dalam interaksi sosial Warga Bina Sosial. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif eksperimen dengan jenis penelitian Pre-Eksperimental dengan bentuk One Group Pretest-Posttest Design. Tujuan pendekatan ini adalah dapat membandingkan keadaan sebelum diberi perlakuan dan setelah diberi perlakuan yang melibatkan 40 responden sebagai sampel yang telah mengikuti karantina di PSBI Bangun Daya II Ceger-Cipayung. Hasil penelitian ini memperoleh hasil uji T-test (parsial) dengan nilai signifikansinya Sig = 46,3 yang berarti lebih dari < 0,05, dan nilai koefisien beta untuk TAKS = 0,082 yang artinya setiap ada upaya peningkatan kemampuan interaksi sosial maka akan diikuti dengan kenaikan sebesar 0,082, maka dengan kata lain variabel TAKS tidak signifikan sehingga variabel Terapi Aktivitas Kelompok Sosialisasi berpengaruh positif terhadap Kemampuan Interaksi Sosial. Dengan demikian berdasarkan hasil uji hipotesis maka Ho di tolak dengan nilai α=46,3% . Kata Kunci: Terapi Aktifitas Kelompok Sosialisasi, Kemampuan Interaksi Sosial
Description: viii, 132 hlm,; 26 cm
metadata.dc.description.uri: --
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/45825
ISSN: --
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File SizeFormat 
NILA MAHMUDAH-FDK.pdf5.4 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.