Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/44814
Title: Diskon ijarah pada gadai emas dalam perspektif hukum Islam (analisis perbandingan antara Pegadaian Syariah Kelapa Gading dan BJB Syariah Rangkasbitung)
Authors: Dina Ismiyanti
Advisors: Hasanudin
Keywords: Gadai emas;Pegadaian syariah;BJB Syariah;Mu’nah;Ujrah
Issue Date: 24-Jan-2019
Publisher: Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
Abstract: Pegadaian Syariah dan BJB Syariah mempunyai produk yang sama yaitu gadai emas. Pegadaian Syariah menerima mu’nah sedangkan BJB Syariah menerima ujrah sebagai biaya penyimpanan barang jaminan. Kedua lembaga keuangan tersebut memberikan diskon biaya penyimpanan barang jaminan kepada nasabahnya dengan cara yang berbeda. Skripsi ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana mekanisme dan ketentuan diskon biaya penyimpanan/pemeliharaan pada Pegadaian Syariah dan BJB Syariah serta kesesuaian penerapan diskon pada konsep gadai emas yang mengacu pada Fatwa DSN-MUI dan Fiqih. Metode yang digunakan dalam penulisan skripsi ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data melalui transaksi langsung dengan pihak Pegadaian Syariah dan BJB Syariah, studi pustaka, studi dokumentasi, dan teknik triagulasi. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa produk gadai emas di Pegadaian Syariah memberikan diskon biaya penyimpanan barang jaminan kepada nasabahnya apabila nasabah mengambil pinjaman di bawah maksimal marhun bih. Sedangkan BJB Syariah memberikan diskon biaya penyimpanan barang jaminan kepada nasabahnya apabila nasabah melakukan pelunasan lebih cepat dari waktu yang ditentukan dalam akad. Produk gadai emas di Pegadaian Syariah dan BJB Syariah sudah sesuai dengan fatwa. Pada Pegadaian Syariah adanya diskon pada mu’nah dihitung dari nilai barang jaminan jika nasabah mengambil pinjaman lebih kecil dari taksiran barang. Sedangkan pada BJB Syariah pemberian diskon biaya penyimpanan (marhun) diberikan apabila nasabah melunasi utangnya sebelum jatuh tempo. Hal ini sudah sesuai karena biaya ujrah yang dikeluarkan oleh pihak Pegadaian Syariah dan BJB Syariah tidak dikaitkan dengan utang nasabah.
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/44814
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File SizeFormat 
DINA ISMIYANTI-FSH.pdf5.88 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.