Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/44283
Title: Indonesia Experience in Asbestos Related Lung Disease
Authors: Mukhtar Ikhsan
Keywords: Pekerja
Issue Date: 2012
Publisher: Departemen Pulmonologi dan Ilmu Kedokteran Respirasi FKUI
Series/Report no.: ISBN;978-979-17328-6-2
Abstract: Inhalasi serat asbes telah diketahui menyebabkan berbagai kelainan di saluran napas, paru maupun pleura. Kelainan yang timbul bisa berupa fibrosis paru, plak pleura, efusi pleura sampai tumor paru dn mesetolioma. Organisasi Kesehatan Sedunia (WHO) memperkirakan sekitar 125 juta penduduk dunia terpajan serat asbes di tempat kerja. Asumsi global diperkirakan sekitar 90.000 penduduk meninggal setiap tahun karena kanker paru dan mesotelioma akibat asbes dan asbetosis yang didapat di tempat kerja. Berbagai penelitian epidemiologis menunjukkan bahwa asbestosis masih menjadi masalah terbanyak pada pekerja yang terpajan asbes di lingkungan kerja. Kanker paru dan mesotelioma merupakan masalah kesehatan berikutnya akibat pajanan asbes di tempat kerja. Asbes jenis amphibole terbukti sangat toksik dan karsinogen dan sudah tidak dipergunakan lagi di seluruh negara. Kontroversi masih timbul pada jenis asbes chrysotile yang dikatakan oleh beberapa ahli relatif aman bila pengolahannya dilakukan dengan standar yang benar. Sekitar 40 negara telah melarang penggunaan semua tipe serat asbes baik amphibole maupun chrysotile karena berbagai efek kesehatan yang ditimbulkan. Meskipun begitu pada beberapa negara terutama negara berkembang seperti Indonesia masih menggunakan serat asbes jenis chrysotile untuk berbagai kebutuhan industri dan pembangunan infrastruktur
Description: article
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/44283
Appears in Collections:Artikel

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
MUKHTAR IKHSAN-FKIK.pdf451.6 kBAdobe PDFView/Open


This item is licensed under a Creative Commons License Creative Commons