Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/44173
Title: Respon Masyarakat Terhadap Film Merah Putih
Other Titles: --
Authors: Mardiana Febiyeansyah
Advisors: Nunung Khoiriyah
Keywords: mempersuasif penonton melalui isi cerita;Respons Kognitif, Afektif, dan Konatif
Issue Date: 12-Nov-2012
Publisher: Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
Series/Report no.: --;--
Abstract: Respon Masyarakat terhadap Film Merah Putih Indonesia merupakan negara maritim sekaligus negara kepulauan dengan keberagaman agama, suku, dan budaya. Berbagai permasalahan masyarakat pun kerap timbul akibat terjadinya selisih paham antar suku maupun pemeluk agama. Seperti konflik Poso, penyerangan terhadap pengikut Ahmadiyah di Lombok, dan berbagai permasalahan lainnya. Hal tersebut menggambarkan semakin rumitnya permasalahan sosial dalam bangsa yang menjunjung tinggi Bhinneka Tunggal Ika ini. Oleh karena itu, Film Merah Putih hadir sebagai penyegar di tengah-tengah masyarakat untuk meningkatkan rasa persatuan kesatuan bangsa Indonesia. Hal ini dikarenakan film merupakan bagian dari komunikasi massa yang memiliki fungsi selain memberikan informasi juga sebagai media hiburan. Film mampu mempersuasif penonton melalui isi cerita yang disajikan, sehingga penonton dapat memberikan respon atas apa yang mereka pahami dan rasakan dari film tersebut. Melihat dari tujuan Film Merah Putih, maka pertanyaan yang diangkat adalah Bagaimana Respons Kognitif, Afektif, dan Konatif Masyarakat terhadap Film Merah Putih? Bagaimana Respon Kognitif, Afektif, dan Konatif Masyarakat terhadap Film Merah Putih berdasarkan jenis kelaminnya? Bagimana Respon Kognitif, Afektif, dan Konatif Masyarakat terhadap Film Merah Putih berdasarkan tingkat pendidikannya? Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif eksperimen, yakni dengan menetapkan 60 remaja berusia 15-24 tahun di Jl. H. Guneng, Pamulang Barat sebagai responden dalam penelitian. Responden dituntut untuk menonton Film Merah Putih dahulu sebelum mengisi angket pernyataan. Kemudian data yang diperoleh diolah melalui rumus-rumus statistik, dimulai dengan menghitung score rata-rata, standar deviasi, hingga chi-square kuadrat atau table chi-square untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan respon berdasarkan jenis kelamin dan tingkat pendidikan. Teori yang digunakan adalah Stimulus Respon atau S-O-R. Pada dasarnya, S-O-R merupakan sebuah prinsip belajar sederhana, di mana efek merupakan reaksi terhadap stimulus tertentu. Dalam hal ini film memberikan stimulus kepada khalayak untuk mendapatkan sebuah efek (respon). Unsur penting dalam model SO- R menurut Dennis Mc Quail adalah pesan (stimulus), komunikan (organism), dan efek (respon). Berdasarkan data yang diperoleh, respon kognitif mendapatkan skor tertinggi dengan skor rata-rata sebesar 255.7, respon tertinggi kedua terdapat pada respon afektif dengan skor rata-rata 251.5, dan respon konatif dengan skor ratarata 238.3. Berdasarkan tabulasi silang dan analisis Chi-Square yang membandingkan respon skala kognitif, afektif, dan konatif berdasarkan jenis kelamin dan tingkat pendidikan, didapati bahwa tidak adanya hubungan jenis kelamin dan tingkat pendidikan dengan respon masyarakat terhadap Film Merah Putih. Melihat hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa Film Merah Putih mampu mendistribusikan informasi yang terdapat dalam film tersebut dengan baik.
Description: ix, 73 hlm ; 29 Cm.
metadata.dc.description.uri: --
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/44173
ISSN: --
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File SizeFormat 
MARDIANA FEBIYEANSYAH-FDK.pdf3.11 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.