Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/44168
Title: Strategi Komunikasi Direktorat Gratifikasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Dalam Mensosialisasikan Pengendalian Gratifikasi
Other Titles: --
Authors: Sulistiyaningsih
Advisors: Suhaimi
Keywords: melaporkan penerimaan gratifikasi;sosialisasi pengendalian gratifikasi
Issue Date: 8-Jan-2019
Publisher: Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
Series/Report no.: --;--
Abstract: Strategi Komunikasi Direktorat Gratifikasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Dalam Mensosialisasikan Pengendalian Gratifikasi. Maraknya kasus gratifikasi dan suap serta minimnya pemahaman masyarakat tentang gratifikasi masih menjadi perhatian KPK. Oleh karena itu direktorat gratifikasi KPK melakukan sosialisasi pengendalian gratifikasi untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran melaporkan penerimaan gratifikasi ke KPK agar dapat tercegahnya praktik gratifikasi yang dapat mengarah ke arah suap . Berdasarkan latar belakang di atas maka rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu: bagaimana strategi komunikasi direktorat gratifikasi KPK dalam mensosialisasikan pengendalian gratifikasi? Teori yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada teori Cutlip dan Center yang menyatakan, bahwa strategi komunikasi dapat dilakukan melalui tahapan: penelitian, perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Onong Uchjana Effendy menyatakan bahwa strategi komunikasi merupakan paduan dari perencanaan komunikasi dengan menejemen komunikasi untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Dalam ilmu menejemen, strategi terdiri dari tiga tahap, yaitu perumusan, implementasi dan evaluasi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metodologi kualitatif dengan pendekatan penelitian deskriptif. Dimana penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata dengan memusatkan perhatian pada masalah aktual sebagaimana adanya pada saat penelitian berlangsung. Paradigma yang digunakan ialah paradigma konstruktivis yang berlandaskan pada ide bahwa realitas merupakan hasil konstruksi melalui proses interaksi dalam kelompok, masyarakat dan budaya. Penelitian ini memberikan hasil bahwa direktorat gratifikasi KPK melakukan sosialisasi pengendalian gratifikasi melalui empat tahapan. Pertama, melakukan pengumpulan data dan meneliti fakta situasi kondisi dilapangan agar dapat menentukan target sosialisasi dan permasalahan yang perlu ditangani. Kedua, melakukan perencanaan sosialisasi dengan mempertimbangkan elemen komunikasi. Ketiga, melakukan sosialisasi melalui program pengendalian gratifikasi (PPG) dan diseminasi informasi. Terakhir melakukan rapat evaluasi untuk mengetahui dampak atau feedback dari kegiatan sosialisasi. Nantinya hasil evaluasi tersebut akan digunakan untuk perbaikan kegiatan sosialisasi yang akan mendatang. Kata kunci: Strategi, komunikasi, KPK, gratifikasi, sosialisasi.
Description: x, 136 hlm ; 29 Cm.
metadata.dc.description.uri: --
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/44168
ISSN: --
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File SizeFormat 
SULISTIYANINGSIH-FDK.pdf4.73 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.