Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/44161
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.advisorJumroniid
dc.contributor.authorPutri Wahyuniid
dc.date.accessioned2019-02-14T01:36:09Z-
dc.date.available2019-02-14T01:36:09Z-
dc.date.issued2018-10-16-
dc.identifier.issn---
dc.identifier.urihttp://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/44161-
dc.descriptionxi, 104 hlm 29 Cm.id
dc.description.abstractSelama bulan Februari pemberitaan mengenai Isi tweet Keluhan SBY Tentang Berita Fitnah Dan Hoax di Indonesia menjadi topik bahasan di banyak media berita online maupun cetak. SBY merupakan mantan Presiden RI, Ketua umum Partai Demokrat dan saat itu sedang mengusung pasangan calon gubernur dan wakil gubernur PILKADA DKI. Topik pemberitaaan ini bermula saat SBY memposting tweet di akun media sosial Twitter miliknya, kemudian tweet ini menjadi viral karena direspon banyak masyarakat dan juga mengundang perhatian para politikus untuk ikut berkomentar dan memberi tanggapan, akhirnya munculah banyak isu yang positif maupun negatif atas isi tweet SBY tersebut. Berdasarkan pemaparan diatas maka timbul pertanyaan bagaimana Kompas.com dan Tempo.com membingkai tweet keluhan SBY tentang Fitnah dan Hoax ini dalam beritanya? Serta bagaimana persamaan maupun perbedaan dari kedua media memberitakan? Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Robert N.Entman tentang analisis framing. analisis model Robert N. Entman yang menggunakan metode analisis empat struktur analisis yaitu Define Problem (pendefinisian masalah), Diagnose Causes (memperkirakan masalah atau sumber masalah), Make Moral Judgement (membuat keputusan moral) dan Treatment Recommendation (menekankan penyelesaian). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang berlandaskan pada paradigma konstruksionis. Paradigma konstruksionis memandang suatu realitas kehidupan bukanlah realitas yang natural melainkan hasil sebuah konstruksi dan pendekatan kualitatif adalah suatu prosedur penelitian yang menghasilkan datadata yang deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan tentang orang-orang dan perilaku yang dapat diamati. Media online Kompas.com adalah media online yang kontra pada tweet keluhan SBY tentang berita fitnah dan penyebar hoax. Dalam pemberitaannya, Kompas.com cenderung menyalahkan tweet SBY tersebut serta mendukung isu bahwa SBY menyalahkan Pemerintah dengan isi tweet nya. Kompas memuat kalimat bermakna memojokan yang tersirat terhadap SBY dan juga menghadirkan pendapat dan opini dari lawan politik SBY. Media online Tempo.com lebih bersikap netral pada tweet keluhan SBY tentang fitnah dan hoax. Tempo.com lebih memilih untuk mengangkat berita yang menyiratkan bahwa isi cuitan SBY itu merupakan suatu kejadian nyata yang terjadi di Negara. Tempo.com menghadirkan pendapat dan opini dari pihak yang pro kontra dan netral terhadap SBY. Sehingga apa yang diberitakan menjadi seimbang dan tidak menggiring opini pembaca untuk pro atau kontra. Kata Kunci : Media Online, Pemberitaan, Konstruksi, dan Fitnahid
dc.description.sponsorshipDrs. Jumroni, M.Si.id
dc.description.uri--id
dc.language.isoidid
dc.publisherFakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Syarif Hidayatullah Jakartaid
dc.relation.ispartofseries--;---
dc.subjecttweet keluhan SBYid
dc.subjectFitnah dan Hoaxid
dc.titleFraming pemberitaan isi tweet keluhan sby tentang berita fitnah dan hoax di Indonesia (Studi Komparasi berita online di kompas.com dan tempo.com)id
dc.title.alternative--id
dc.typebachelorThesisid
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File SizeFormat 
PUTRI WAHYUNI-FDK.pdf1.34 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.