Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/44131
Title: Berhenti merokok : pedoman penatalaksanaan untuk dokter di Indonesia
Authors: Mukhtar Ikhsan
Agus Dwi Susanto
Feni Fitriani
Budhi Antariksa
Ahmad Hudoyo
et al
Keywords: Perokok
Issue Date: 2011
Publisher: Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI)
Series/Report no.: ISBN;978-602-97308-2-1
Abstract: Perokok biasanya mulai merokok sejak usia remaja. Salah satu usaha pencegahan penyakit akibat rokok adalah pencegahan merokok pada usia muda, untuk hal ini diperlukan pengetahuan psikososial, sikap dan perilaku merokok pada kelompok ini. Alasan pertama kali merokok yang paling dominan adalah karena coba -coba, diikuti oleh pengaruh iklan televisi (TV), ingin kelihatan gagah, dan dipaksa teman. Perilaku merokok bagi remaja merupakan perilaku simbolisasi dari kematangan, kekuatan, dan kepemimpinan. Usaha berhenti merokok bukanlah semata-mata merupakan tanggung jawab pemerintah namun dibutuhkan uluran tangan dan kontribusi dari berbagai pihak secara sinergis untuk memberantas permasalahan kesehatan akibat merokok, terutama oleh dokter. Suatu hal yang penting bagi dokter adalah membantu seseorang berhenti dari kebiasaan merokok. Menghentikan kebiasaan merokok tidaklah mudah. Dibutuhkan komitmen yang kuat dari dalam diri perokok dan bantuan dukungan dari sekitarnya. Beberapa penelitian melaporkan sebanyak 70% perokok berkeinginan untuk berhenti merokok, sebagian besar hanya berdasarkan komitmen sendiri tanpa bantuan pihak lain sehingga kemungkinan untuk berhasil hanya 3 -5%. Peranan dokter sangat penting untuk membantu mensukseskan program berhenti merokok.
Description: Book
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/44131
ISBN: 978-602-97308-2-1
Appears in Collections:Buku (Bab atau Keseluruhan)

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
16 Pedoman Berhenti Merokok - Mukhtar Ikhsan.pdf28.43 MBAdobe PDFView/Open


This item is licensed under a Creative Commons License Creative Commons