Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/44119
Full metadata record
DC FieldValueLanguage
dc.contributor.authorMukhtar Ikhsanid
dc.contributor.authorAstri Indah Prameswariid
dc.contributor.authorAgus Dwi Susantoid
dc.date.accessioned2019-02-13T03:23:11Z-
dc.date.available2019-02-13T03:23:11Z-
dc.date.issued2017-01-
dc.identifier.isbn978-979-456-668-8-
dc.identifier.urihttp://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/44119-
dc.descriptionBookid
dc.description.abstractSiderosis disebabkan oleh inhalasi debu besi yang terkumpul yang mengandung senyawa oksida besi (Fe2O2) di paru. Penyakit paru kerja jenis ini tergolong dalam kategori non fibrotik. Pajanan yang lama terhadap debu besi dapat menimbulkan kelainan pada gambaran radiologis pada toraks seperti gambaran nodular, diffuse, fibrosis ringan pada daerah peribronkial dan opasitas linier pada parenkim paru serta menimbulkan kelainan pada faal paru seperti restriksi atau obstruksi. Penyakit ini ditemukan pada tukang las setelah teknik mengelas dikenal. Pengelasan dianggap sebagai sebab utama terjadi siderosis, walau penyakit ini juga ditemukan pada tukang poles logam dan pekerjaan lain yang berhubungan dengan pajanan asap oksida besi dalam waktu yang lama. Penatalaksanaan yang ideal adalah menghindari pajanan, tetapi bila siderosis sudah terdeteksi dapat dilakukan BAL guna membuang partikel-partikel besi untuk mencegah terjadi fibrosis yang lebih lanjut. Pengobatan dapat diberikan bronkodilator dan kortikosteroid inhalasi.id
dc.language.isoidid
dc.publisherPenerbit Universitas Indonesiaid
dc.relation.ispartofseriesISBN;978-979-456-668-8-
dc.subjectPekerjaid
dc.titleSiderosisid
dc.title.alternativePenyakit Paru Kerja dan Lingkunganid
dc.typeBook chapterid
Appears in Collections:Buku

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
MUKHTAR IKHSAN-FKIK.pdf27.09 MBAdobe PDFView/Open


This item is licensed under a Creative Commons License Creative Commons