Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/43981
Title: Komparasi Putusan Mahkamah Agung tentang penyelesaian sengketa pembiayaan akad musyarakah (studi kasus Putusan Mahkamah Agung Nomor 715 K/AG/2014 dan Nomor 624 K/AG/2017)
Authors: Chairul Lutfi
Advisors: M. Ali Hanafiah Selian
Keywords: komparasi;pembiayan akad musyarakah;putusan sengketa ekonomi syariah
Issue Date: 19-Oct-2018
Publisher: Jakarta: Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah
Abstract: Selama kurun waktu tahun 2008 hingga tahun 2017 terhitung ada 14 (empat belas) jenis perkara perdata agama sub klasifikasi perkara ekonomi syariah yang masuk dan diputus dalam direktori putusan Mahkamah Agung (MA). Putusan tersebut diantaranya tentang pokok perkara sengketa akad pembiayaan musyarakah yaitu putusan nomor 715 K/Ag/2014 dan nomor 624 K/Ag/2017.Tesis ini ditulis dengan tujuan menganalisis pertimbangan hukum, penafsiran dan penemuan hukum Majelis Hakim, mengetahui persamaan dan perbedaan serta penyebab terjadinya sengketa untuk menemukan solusi atas putusan Nomor 715 K/Ag/2014 dan Nomor 624 K/Ag/2017. Tesis ini merupakan penelitian hukum normatif atau penelitian hukum doktrinal dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach), pendekatan kasus (case approach) dan pendekatan perbandingan (comparative approach). Sumber primer dalam penulisan tesis ini berasal dari perundang-undangan, putusan-putusan hakim MA dan sumber sekunder lainnya. Fokus kajian tesis ini adalah menemukan benang merah dan perbandingan antara kedua putusan Nomor 715 K/Ag/2014 dan Nomor 624 K/Ag/2017 dengan menggunakan teori penemuan hukum dan teori penafsiran hukum oleh Majelis Hakim Mahkamah Agung. Tesis ini menyimpulkan bahwa pertimbangan hukum Majelis Kasasi MA dengan melakukan penemuan dan penafsiran hukum pada putusan Nomor 715 K/Ag/2014 menemukan gugatan mengenai penilaian hasil pembuktian yang bersifat penghargaan tentang suatu kenyataan. Permohonan mengandung cacat formal karena gugatan tidak jelas (obscure libel) dan error in persona yang seharusnya PT. Bank Sumut Syariah Cabang Padangsidempuan (rechtpersoon) yang digugat, bukan Aminudin Sinaga (naturrlijke person) serta pengadilan tingkat pertama (judex facti) tidak ada kesalahan dalam penerapan hukum. Sedangkan padaputusan Nomor 624 K/Ag/2017 secara formal gugatan telah memenuhi prosedur, dan judex facti telah salah menerapkan hukum serta melakukan koreksi atas kesalahan yang dilakukan peradilan bawahan (the correct errors by inferior cort or trial court) yaitu pada penerapan hukum dengan cara membatalkan (annulment) putusan tingkat pertama. Komparasi kedua putusan memiliki kesamaan pada pokok perkara yakni pembiayaan akad musyarakah dan penggugat pada kedua putusan merupakan ahli waris Almarhum Ongku Sutan Harahap. Pihak bank mengabaikan prinsip kehati-hatian (prudent banking principle) dan solusi ke depan para pihak yang akan melakukan pembiayaan akad musyarakah harus memperhatikan draft kontrak perjanjian sesuai prinsip syariah dan asas kehati-hatian
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/43981
Appears in Collections:Tesis

Files in This Item:
File SizeFormat 
CHAIRUL LUTFI-FSH.pdf2.63 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.