Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/43965
Title: Analisis ayat-ayat tawakal dalam al-qur’an (studi komparatif tafsir al-azhar dan tasir fi zilal al-qur’an )
Authors: PENIDA NUR APRIANI
Advisors: H. Ahmad Rifqi Muchtar
Issue Date: 21-Nov-2018
Publisher: Jakarta : Fakultas Ushuluddin UIN Syarif Hidayatullah
Abstract: Adapun yang melatar belakangi penelitian ini adalah diketahui ungkapan bahasa Al-Qur’an penuh keunikan, semakin digali semakin nampak kemukjizatannya. Gaya bahasanya yang tinggi dan penempatannya bukanlah ditempatkan oleh Allah Swt begitu saja. Salah satu keunikannya adalah penggunaan kata tawakal dari akar kata wakala yang di dalam Al-Qur’an diulang sebanyak 59 kali pada 25 surah. Al-Qur’an memerintahkan untuk bersikap dengan sifat tawakal ini dalam berbagai uslub (gaya bahasa) dan bentuknya yang beragam. Begitu juga dengan hadis hadis Rasulullah Saw. Sesungguhnya Rasulullah adalah contoh yang paling baik bagi seorang mukmin yang bertawakal kepada Allah dengan sebenar-benar tawakal. Sifat dan akhlak rabbani ini adalah salah satu dari sifat yang di dalamnya terdapat pemahaman yang membingungkan, kekeliruan persepsi, kesalah pahaman hingga terjadi kerancuan makna antara at-tawakul (tawakal) dengan attawaakul (bergantung) dan sikap menyerahkan segala penyebab terjadinya sesuatu. Kata tersebut dari segi bahasa berarti lemah. Adapun shighah at-tawakul berarti menyerahkan atau mewakilkan. Banyak orang salah dalam memahami tawakal kepada Allah Swt. Mereka beranggap bahwa tawakal itu semata-mata menyerah kepada Allah tanpa usaha yang benar. Inilah yang membuat penulis merasa terpanggil untuk menelitinya lebih mendalam, apakah kata tawakal itu bisa membawa perbedaan dalam maksud ataupun tujuannya dengan mengambil penafsiran dari Tafsir Al-Azhâr dan Tafsir Fî Zilâl Al-Qur’ân yaitu dengan menggunakan metode tahlili atau analisis dan muqarin atau komparatif. Karena penelitian ini termasuk dalam penelitian perpustakaan (Library Reseach), maka penulis merujuk kepada Al-Qur’an Al-Karim, hadis-hadis Rasulullah Saw, Tafsir Al-Azhâr dan Tafsir Fî Zilâl Al-Qur’ân sebagai data primer. Kemudian didukung oleh data dari literatur yang ada kaitannya dengan penelitian ini. Data-data tersebut dikumpulkan, seterusnya dianalisis untuk menemukan tema-tema yang berbeda dan mencari titik persamaan atau perbedaan kemudian digambarkan data-data tersebut setepat mungkin. Setelah dilakukan penelitian melalui bab per bab, maka sebagai hasil dari kajian ini adalah sebagian orang mengira bahwa tawakal itu ialah menyerahkan segala keputusan kepada Allah tanpa berusaha. Menurut Hamka, tawakal itu adalah menyerahkan segala keputusan dari usaha dan ikhtiar itu kepada Allah. Beliau juga menambah bahwa tawakal itu mesti disertai dengan syukur dan sabar, syukur jika hasilnya baik dan sabar jika hasilnya kurang memuaskan. Quṭb pula menyebut tawakal itu adalah suatu usaha yang dibarengi berserah kepada Allah akan keputusannya. Kemudian menambah bahwa tawakal itu menunjukkan kelemahan manusia di hadapan Allah.
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/43965
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File SizeFormat 
PENIDA NUR APRIANI-FU.pdf6.12 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.