Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/4363
Title: Analisis biopsikososial spritual pada anak di panti sosial asuransi anak balita tunas bangsa Cipayung Jakarta Timur
Authors: Susilawati
Advisors: Siti Napsiyah
Issue Date: 5-Oct-2012
Publisher: UIN Syarif Hidayatullah Jakarta : Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi, 2011
Series/Report no.: 0112-01-11010;2850 KJS d
Abstract: Anak merupakan amanah dan karunia dari Tuhan Yang Maha Esa, yang di dalam dirinya mempunyai harkat dan martabat sebagaimana manusia seutuhnya. Oleh karena itu, tentunya anak membutuhkan perlindungan hukum dalam berbagai aktivitas mereka. Orang tua adalah orang yang paling bertanggung jawab dalam mengupayakan kesejahteraan, perlindungan, peningkatan, kelangsungan hidup dan mengoptimalkan tumbuh kembangnya anak. Salah satu lembaga yang perduli terhadap anak yaitu Panti Sosial Asuhan Anak Balita Tunas Bangsa yang berada di bawah naungan Dinas Sosial. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Analisis Biopsikososial Spiritual Terhadap Anak di Panti Sosial Asuhan Anak Tunas Bangsa. Penelitian ini bertujuan menjawab pertanyaan berikut ini. Pertama, bagaimana perkembangan biopsikososial spiritual anak di panti? Dan kedua, bagaimana proses pelaksanaan program pengembangan biopsikososial spiritual anak di Panti Sosial Asuhan Anak Balita Tunas Bangsa. Metode yang digunakan penulis dalam mencari data yang diperlukan adalah metode deskriptif melalui pendekatan kualitatif yaitu dengan cara melalui pengamatan lapangan, wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumen. Yang menjadi informan peneliti adalah pengasuh, kepala seksi pengembangan sosialisasi, seksi asuhan keperawatan . Dari hasil penelitian ini, diperoleh data bahwa; Pertama, perkembangan biopsikososial spiritual anak di Panti Sosial Asuhan Anak Balita Tunas Bangsa adalah: biologi anak berkembang sesuai usianya, terlihat dari berat badan, tinggi badan dan penampilan. Hal ini didorong dari asupan gizi yang diberikan oleh panti, dimana anak diberikan makanan 4 sehat 5 sempurna yang sesuai dengan ahli gizi dari Puskesmas Kecamatan. Dari segi psikososial anak, salah satunya terlihat dari emosi, emosi anak berkembang dengan baik, anak mengekpresikan emosinya dan tidak berlebihan. Misalnya, ekpresi sedih, anak menangis dan ketika dihampiri orang dewasa atau dialihkan dengan mainan maka anak tersebut berhenti menangis. Pada intinya anak memerlukan orang yang bisa ia percayai. Selain emosi, didalam hubungan dengan lingkungan, teman sebaya, anak tidak mengalami banyak kesulitan. Hal ini karena, anak tinggal dalam satu ruangan lebih dari 10 orang dan anak pun sering mendapatkan kunjungan dari orang luar, jadi hal ini menyebabkan anak tidak sulit untuk menjalin hubungan dengan orang ii lain. Dalam hal spiritual, kecerdasan spiritual anak di panti menunjukan bahwa anak cerdas sesuai dengan tingkat usianya. Anak-anak belajar sholat, mendengarkan cerita Nabi-nabi dan mengaji. Hanya saja anak belum melakukan sholat 5 waktu. Kedua, proses perkembangan biopsikosoial spiritual anak di panti sosial tunas bangsa, panti memberikan yang terbaik untuk anak. Hal ini sesuai dengan visi panti yaitu melindungi dan mengembangkan potensi balita terlantar agar tumbuh dan berkembang secara optimal. Hal ini dibuktikan dengan pemberian makanan dengan menu 4 sehat 5 sempurna, kegiatan olahraga untuk menunjang fisiknya, mengaji, sholat, menceritakan kisah Nabi untuk kecerdasan spiritualnya dan hubungan dengan orang luar, untuk mencerdaskan kecerdasan psikososialnya.
Description: ii, 98 hal.; 28 cm.
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/4363
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File SizeFormat 
SUSILAWATI-FDK.pdf2.87 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.