Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/43515
Title: Analisis framing media dalam mewacanakan isu kekerasan seksual di dunia pendidikan pada harian republika edisi 17-24 April 2013
Other Titles: --
Authors: Siti Ufi Nurlutfiyah
Advisors: Suparto
Keywords: kekerasan seksual; institusi pendidikan;analisis framing; konstruksi
Issue Date: 28-Aug-2014
Publisher: Jakarta : Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Syarif Hidayatullah
Series/Report no.: --;--
Abstract: Ideologi media yang berbeda mengakibatkan tiap media memandang setiap peristiwa dari sudut pandang yang berbeda. Kasus kekerasan seksual yang terjadi di institusi pendidikan merupakan kasus yang dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan. Kasus kekerasan seksual yang dilakukan oleh oknum guru ini menjadi perhatian berbagai media, tidak terkecuali Harian Republika. Harian Republika tentunya membingkai kasus kekerasan seksual yang terjadi di institusi pendidikan ini dengan cara yang berbeda. Berdasarkan pernyataan di atas, maka muncul pertanyaan, Bagaimana Harian Republika membingkai pemberitaan isu kekerasan seksual di dunia pendidikan pada edisi 17- 24 April 2013? Wacana apa yang ingin ditonjolkan oleh Harian Republika terkait isu kekerasan seksual di dunia pendidikan? Penelitian ini menggunakan teori konstruksi realitas Peter L. Berger dan Thomas Luckman, menurut Berger dan Luckman ada tiga tahapan proses dialektis, yaitu eksternalisasi, objektivikasi dan internalisasi. Dalam menganalisis permasalahan ini, metode yang digunakan peneliti adalah metode analisis framing Robert N. Entman. Model analisis framing Robert N. Entman dibagi menjadi empat konsep yaitu, Problem Identification (identifikasi masalah), Causal Interpretation (identifikasi penyebab masalah), Moral Evaluation (evaluasi moral), Treatment Recommendation (saran penanggungan masalah). Penelitian ini menggunakan metodologi paradigma konstruktivisme dengan pendekatan kualitatif. Menurut kaum konstruktivisme, realitas bersifat subjektif dan realitas tercipta melalui konstruksi. Wartawan bertindak sebagai pengkonstruksi realitas. Sedangkan, pendekatan kualitatif menggunakan analisis data yang merupakan proses sistematis pencarian dan pengaturan transkripsi wawancara, catatan lapangan, dan materi-materi lain yang telah dikumpulkan. Penelitian ini menemukan bahwa Harian Republika membingkai pemberitaan kasus kekerasan seksual yang terjadi di institusi pendidikan sebagai masalah multidimensional, yaitu moral, hukum, sistem. Harian Republika membingkai bahwa kasus kekerasan yang terjadi di institusi pendidikan tidak hanya kesalahan oknum guru dan media saja, akan tetapi pemerintah dalam hal ini sistem pendidikan dan kurikulum pendidikan yang salah patut untuk bertanggungjawab, dan aturan tentang pelaku tindak kekerasan seksual harus diperbaiki. Harian Republika lebih menonjolkan bahwa kasus yang terjadi di institusi pendidikan adalah adanya kesalahan sistem pendidikan. Kata kunci: kekerasan seksual, institusi pendidikan, analisis framing, konstruksi
Description: xi, 100 hlm,; 29 cm
metadata.dc.description.uri: --
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/43515
ISSN: --
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File SizeFormat 
SITI UFI NURLUTFIYAH-FDK.pdf1.72 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.