Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/43374
Title: Studi Etnobotani Tanaman Bambu pada Masyarakat Betawi dalam Penemuan Obat Antimalaria di Hutan Kota Sanggabuana Jakarta Selatan dan Sekitarnya
Authors: Riqo Sovyan
Advisors: Hendri Aldrat
Keywords: Antiplasmodium;in vitro;daun bambu tali (Gigantochloa apus);daun bambu andong (Gigantochloa pseudoarundiancea)
Issue Date: 21-Dec-2018
Publisher: Jakarta : Fakultas Kedokterean Dan Ilmu Kesehatan UIN Syarif Hidayatullah
Abstract: Tanaman bambu merupakan salah satu tanaman yang banyak ditemui di kawasan Hutan Kota Sanggabuana dan memiliki kandungan alkaloid, flavonoid, saponin, terpenoid dan fenol. Penelitian sebelumnya melaporkan bahwa ekstrak daun Bambusa vulgaris memiliki aktivitas sebagai antiplasmodium. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktifitas inhibisi ekstrak tanaman bambu terhadap salah satu target potensial antiplasmodium yakni enzim MQO dari P. falciparum pada penyakit malaria menggunakan metode in vitro. Tahapan dalam penelitian ini adalah studi etobotani tanaman bambu, ekstraksi simplisia daun dan rebung bambu lalu dilakukan skrining fitokimia dan uji inhibisi secara in vitro. Dari tahap studi etnobotani diperoleh sebanyak lima jenis tanaman bambu lalu dibagi menjadi enam sampel untuk proses estraksi. Ekstrak yang didapat dari proses maserasi dijuji aktifitas inhibisi secara in vitro, instrument yang digunakan pada uji in vitro adalah spektrofotometer UV-Vis. Aktifitas antiplasmodium yang tertinggi adalah ekstrak daun bambu tali dengan prosentase 42% dan daun bambu andong dengan prosentase sebesar 40% pada konsentrasi 10 μg/ml.
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/43374
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File SizeFormat 
RIQO SOVYAN-FKIK.pdf4.19 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.