Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/43286
Title: Analisis Framing Berita Terbunuhnya Muammar Qaddafi Pada Republika Online Periode Oktober 2011
Other Titles: --
Authors: Heri Mulyono
Advisors: Ade Rina Farida
Keywords: agresi militer terhadap Libya.;pemimpin otoriter
Issue Date: 24-Sep-2012
Publisher: Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
Series/Report no.: --;--
Abstract: ABSTRAK Heri Mulyono Analisis Framing Berita Terbunuhnya Muammar Qaddafi pada Republika Online periode Oktober 2011 Muammar Qaddafi merupakan sosok pemimpin Islam yang cukup di segani oleh Negara Barat karena Qaddafi anti terhadap Amerika. Kepemimpinannya berawal dari keberhasilannya menggelincirkan Raja Idris I pada tahun 1962 sejak usianya 27 tahun, selama 42 tahun Qadafi memimpin Libya banyak yang menilai bahwa Qaddafi adalah sosok yang kejam, memimpin dengan tangan besi dan menyingkirkan yang tidak sependapat, bahkan banyak seringkali Qaddafi melanggar Hak Asasi rakyatnya, sehingga terjadilah pemberontakan terhadap kepimpinannya. Terkait dengan kasus ini Republika Online yang merupakan media yang berbasis Islam tentunya membingkai berita ini dilihat dari segi keislamannya. Berdasarkan penjelasan di atas maka muncul pertanyaan bagaimana Republika Online membingkai kasus terbunuhnya Muammar Qaddafi ini dalam beritanya? Dalam kasus ini Republika Online berusaha membingkai berita secara netral walaupun terlihat terlalu dilematis, dari satu sisi Qaddafi merupakan sosok pemimpin Islam sedangkan dari sisi lainnya ia melakukan agresi militer terhadap rakyatnya sendiri, dan menyingkirkan segala hal yang bertentangan dengan dirinya. Adapun penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivis dengan menggunakan analisis framing model Robert N.Entman. Fokus penelitian ini adalah berita terkait terbunuhnya Muammar Qaddafi di Republika Online periode 20-26 Oktober 2011. Berita ini dianalisa dengan perangkat model Robert N.Entman, yang terdiri dari Define Problem (Pendefinisian masalah), Diagnose Causes (memperkirakan masalah atau sumber masalah), Make Moral Judgement (membuat keputusan moral), Treatment Recommendation (menekankan penyelesaian). Republika Online dalam kasus terbunuhnya Muammar Qaddafi dikonstruksi berdasarkan ideologi yang mendukung dan memperjuangkan hak-hak umat Islam dan lebih cenderung melihat dari motif ekonomi dibanding dari sisi kriminalitas. Libya merupakan Negara yang kaya akan minyak dan Qaddafi merupakan sosok pemimpin yang berani menentang Amerika, bahkan persaingan pun terjadi antara Libya dan Arab Saudi. Sehingga ketika Libya sedang mengalami krisis dan rakyatnya dalam masa perjuangan revolusi munculah intervensi dari luar, NATO, Amerika dan sekutunya dianggap sebagai penyebab masalah karena mereka telah melakukan agresi militer terhadap Libya. Mengatasnamakan HAM tetapi mereka juga yang melanggar HAM. Dalam kasus ini direkomendasikan agar pemimpin otoriter seharusnya mau mendengarkan rakyatnya, dan penyelesaian masalah dengan agresi militer bukanlah jalan terbaik untuk menyelesaikan masalah.
Description: ix, 67 hlm,; 29 cm.
metadata.dc.description.uri: --
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/43286
ISSN: --
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File SizeFormat 
HERI MULYONO-FDK.pdf1.77 MBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.